Neneng Cs Didakwa Terima Puluhan Miliar

oleh -
DIPERIKSA: Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin menggunakan rompi tahanan KPK saat berjalan usai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Atas perbuatannya itu, sang Bupati dan pejabat Pemkab Bekasi didakwa melanggar Pasal 12 huruf a dan/atau Pasal 12 huruf b dan/atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

“Terdakwa Neneng Hasanah Yasin (menerima suap) agar menandatangani IPPT (Izin Peruntukan Penggunaan Tanah pembangunan) Meikarta sebagai salah satu syarat untuk penerbitan IMB tanpa melalui prosedur yang berlaku,” ujar jaksa.

Dalam sidang tersebut, kelima terdakwa memutuskan untuk tidak mengajukan eksepsi. Dengan demikian, hakim menyatakan persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi pada pekan depan.

“Karena terdakwa tidak mengajukan eksepsi maka langsung pemeriksaan saksi minggu depan ya,” kata hakim.

Sementara itu,
Kuasa hukum Neneng Hasanah Yasin, Radi Afriadi
meminta majelis hakim mempertimbangkan kondisi kesehatan kliennya. Terlebih, Neneng yang sedang mengandung dijadwalkan melahirkan pada bulan April mendatang.

“Kami perlu mengajukan permohonan berobat. Mengingat bulan April dijadwalkan melahirkan. Mohon dipertimbangkan,” ujar salah satu kuasa hukum.

Menurutnya, sejauh ini juga sudah ada surat rekomendasi dari dokter di Lapas terkait kondisi Neneng. Untuk proses rutin pemeriksaan kandungan, Radi memohon majelis hakim mengizinkan Neneng diberi waktu pada setiap hari Selasa dan Jumat.

“Nanti ketika akan mendekati proses persalinan, kami akan konfirmasikan kembali ke Majelis Hakim,” kata Radi.

Hakim pun mempersilahkan proses berobat dan pemeriksaan. Namun, Hakim memberi catatan agar pengajuan ijin berobat dilalui dengan prosedur yang sesuai aturan dan tidak dilakukan ketika persidangan.

“Kalau memang sakit kita izinkan, tapi nanti dilampirkan juga surat dari LP (Lapas),” kata hakim.

Jaksa KPK pun menegaskan semua peoses kelahiran Neneng akan dibantu oleh tim dokter dari KPK termasuk dalam hal tes kesehatannya.

(azs)