Serasa ke ‘Negeri di Atas Awan’ Jika Berwisata ke Tebing Keraton Dago

oleh -

RADARSUMEDANG.ID–“Kau mainkan untukku, sebuah lagu tentang negeri di awan, dimana kedamaian menjadi istananya, dan kini tengah kau bawa aku menuju kesana”. Penggalan lirik lagu Negeri di Awan milik penyanyi Katon Bagaskara itu seakan benar-benar menggambarkan pengunjung ketika datang ke kawasan wisata alam Tebing Keraton Dago yang terletak di taman hutan rakyat (tahura) Djuanda atau yang lebih dikenal dengan “Tahura Djuanda.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat F-PKS Hj. Sari Sundari, S.Sos, saat mengunjungi lokasi tersebut beberapa waktu lalu. Anggota komisi 2 (bidang pariwisata) DPRD Jabar yang akrab disapa Umi Sari ini menuturkan sebenarnya destinasi wisata alam Tebing Keraton tidak kalah menariknya jika dibandingkan tempat wisata yang ada di daerah lain di Jawa Barat khususnya kota Bandung.

Bagi warga luar Bandung mungkin hanya mengenal gunung Tangkubanparahu atau dataran tinggi Lembang, namun bagi warga Bandung tentu tak asing tentang “Tebing Keraton Dago” tempat wisata alam dengan keindahan hutan belantara dari atas bukit, bak dongeng negeri dari atas awan.

Umi Sari yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPW PKS Jawa Barat ini, menjelaskan bahwa Tebing Keraton Dago yang terletak di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Kecamatan Cimeunyan, Kabupaten Bandung ini, selain bisa menikmati hijaunya hamparan belantara dengan semilir angin dingin.

“Juga suhunya disini kadang mencapai 10 °c ini, juga bisa menikmati semburatnya sang surya dari balik lautan awan tebal yang mampu memberikan kehangatan cahayanya di antara dinginnya udara di ketinggian yang seolah menyapa dan menunjukkan keelokan daya pikat tersendiri bagi siapa saja yang berkenan hadir di puncak tebing keraton pagi itu,” ungkapnya.

Hj Sari Sundari menyempatkan diri berpose di salah satu spot foto yang ada di Tebing Keraton Dago.

“Tempat wisata Tebing Keraton Dago dengan pemandangan alam yang asri dari atas puncak bukit Tahura Djuanda menjadikan kedamaian hati seiring mata memandang benar-benar telah mampu membawa pengunjung menyirnakan kepenatan dan menyejukkan hati,” ungkap wanita anggun yang senang traveling ini.

Keelokan Tebing Keraton Dago yang memesona, ibarat gadis dengan parasnya nan cantik rupawan, anggun alami bagaikan sang ratu duduk di singgasananya memandang Kota Bandung memang sempat ditutup karena dapak pandemi Covid 19, dan baru dibuka kembali 1 Juli 2020 lalu.

“Dengan dibukanya kembali obyek wisata Tebing Keraton Tahura Djuanda Dago dengan protokol new normal ini, mudah-mudahan mampu meningkatkan kembali gairah perekonomian masyarakat Kabupaten Bandung yang selama ini lumpuh akibat pademi Virus Corona,” katanya.

Untuk itu anggota legislatif (Aleg) murah senyum dari daerah pemilihan Jabar 2 (Kabupaten Bandung) ini mengimbau kepada pengelola maupun para wisatawan yang berkunjung agar memperhatikan protokoler kesehatan guna mencegah penyebaran pandemi Covid -19.

“Saya sangat mengapresiasi aturan yang diterapkan oleh pengelola wisata Tebing Keraton Dago dengan menerapkan aturan setiap pengunjung selain membeli tiket harus melakukan registrasi dan tidak berkerumun lebih dari 50 orang,” pungkasnya. (*)