KMPL Sebut Longsor di Cimanggung Lantaran Alih Fungsi Lahan

oleh -
Longsor di Cimanggung

CIMANGGUNG,RADARSUMEDANG.ID – Komite Masyarakat Peduli Lingkungan Jawa Barat Apih Jaja Dipraja menyebut bahwa terjadinya bencana Longsor pada Sabtu 9 Januari 2021 di Dusun Bojong Kondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung yang mengakibatkan puluhan orang jadi korban serta 8 rumah tertimbun harus menjadi perhatian serius.

Ia menyebut Bupati Sumedang dan Anggota DPRD Kabupaten Sumedang serta para pejabat terkait harus bertindak tegas dalam menyikapi persoalan tersebut pasalnya bencana longsor terjadi adalah karena kerusakan lingkungan yang disebabkan ulah manusia.

“Stop alih fungsi lahan,Bupati harus tegas, efek domino nya bukan hanya jatinangor dan cimangngung yang mengalami bencana seperti banjir dan longsor namun juga ke kabupaten bandung seperti rancaekek dan cileunyi,” sebutnya.

Lebih lanjut, kata Apih Jaja, DPRD Sumedang harus mengkritisi juga terkait dengan pembangunan di Kabupaten Sumedang tepatnya pembangunan di sejumlah bukit atau kaki gunung di Kabupaten Sumedang lantaran lahan itu bukan untuk pemukiman.

“Semua pihak harus menyelamatkan salah satunya adalah pejabat di Sumedang, dari mulai Pa Bupati juga para anggota Dewan, jangan hanya berfikir pembangunan tapi percuma jika ada pembangunan kalau merusak lingkungan sehingga persoalan perijinan harus diperketat,” ucapnya. (isl)