Butuh Dana Rp 6,5 Miliar untuk Perbaiki Lima Jembatan

oleh -
Ilustrasi jembatan rusak di Jatigede

SUMEDANG – Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, memastikan, sedikitnya ada lima jembatan yang dalam kondisi rusak. Kondisi ini terjadi akibat dampak musim hujan yang berkepanjangan, hingga membuat debit air sungai meluap dan secara perlahan menggerus konstruksi jembatan.

Adapun kelima jembatan itu diantaranya, Jembatan Cisaarlandeuh, Jembatan Gantung Cipicung, Jembatan, Cisaarlanang, Jembatan Cibengkung, dan Jembatan Sinapel. Menurutnya, lima jembatan itu telah ditinjau semuanya dan telah berkoordinasi dengan BPBD.

“Jadi sementara untuk penanganan sudah kita lakukan di antaranya kalau yang statusnya patah seperti di Cisaarlanang, kita turunkan satu setengah meter dan tanah kita kupas sehingga elevasi tanah dan sungai menjadi sama dan bisa dilalui baik tiada dua maupun roda empat. Sedangkan untuk kendaraan berat, kami sarankan melalui sungai,” kata Bambang kepada Radar Sumedang usai mengikuti sebuah acara di Graha Asia Plaza, Rabu (20/2).

Sementara untuk Jembatan Cisaarlandeuh yang kini kondisinya rusak berat, terpaksa harus ditutup dengan alasan keamanan bagi pengguna jalan. “Itu kan kondisinya sangat parah, selain lapak jalan, posisi jembatan juga sudah turun, termasuk yang amblas kita tidak sarankan untuk dilalui oleh semua kendaraan, jadi kita tutup,” ujarnya.

Selain itu lanjut Bambang, untuk tiga jembatan lainnya sebetulnya masih dalam kondisi layak pakai. Hanya saja pihaknya mengimbau agar berhati-hati dalam melewati jembatan.

“Data yang masuk ke saya, untuk jembatan Sinapel masih bisa dilalui. Kemudian Cibengkung masih bisa dilalui hanya amblas, tapi posisi jembatan sudah miring. Sama halnya dengan Cipicung itu masih bisa dilalui, tapi tetap harus waspada,” terangnya.