Pemilih Baru Dipastikan Bakal Terus Bertambah

oleh -
SURAT SUARA: Ribuan box surat suara Pemilu 2019 telah tiba di KPU Sumedang. Pendistribusian surat suara dilakukan bertahap.

SUMEDANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, memastikan telah menerima 6697 orang pendatang yang bakal mencoblos di Sumedang. Jumlah ini telah masuk di database KPU sejak ditetapkannya batas akhir pindah memilih tahap pertama per tanggal 17 Februari kemarin.

Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, menuturkan, sebagai besar para pendatang/perantau, merupakan Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Praja IPDN di Kecamatan Jatinangor.

“Perlu masyarakat ketahui, jumlah tersebut akan bertambah, karena untuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) dilakukan dua tahapan. Hari Minggu kemarin kan sudah tahap pertama, nah nanti ada lagi tahap kedua hingga sampai 16 Maret 2019. Akan tetapi jumlahnya diperkirakan tidak sebanyak saat ini,” tuturnya saat dikonfirmasi Radar Sumedang di ruang kerjanya, Rabu (20/2).

Dikatakan Ogi, tidak menutup kemungkinan, dengan bertambahnya jumlah pemilih khususnya di wilayah Kecamatan Jatinangor diperkirakan akan terjadi penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Inilah alasan kita, kenapa DPTB tahap pertama dilaksanakan hingga 17 Februari, yaitu untuk memetakan logistik pemilu. Karena dimungkinkan ada penambahan TPS. Sehingga dengan penambahan tersebut juga dapat terjadi penambahan lainnya, seperti bertambahnya KPPS, honorarium, surat suara dan tentunya TPS itu sendiri,” katanya.

Adapun untuk kecamatan jatinangor, lanjutnya lagi, diperkirakan akan ada penambahan TPS di Desa Hegarmanah. Menurutnya, diperkirakan 7 TPS, dan Desa Cibeusi 2 TPS.

“Untuk kelebihan pemilih di Kecamatan Jatinangor, sebelumnya kita sebar dulu ke TPS yang ada disekitarnya. Kalau TPS yang ada tidak mencukupi, baru kita buat TPS baru. Namun dalam hal ini terkait penambahan TPS baru tersebut, kita harua konsultasi dulu ke KPU RI untuk kesiapan logistiknya, dan untuk wilayah Kecamatan Jatinangor kita sudah ajukan ke KPU RI,” sebut Ogi.