Diterjang Puting Beliung Rumah Warga Neglasari Porak Poranda

oleh -
Atap rumah warga dari baja ringan ikut terbawa terbang hingga jatuh ke jalan

SUMEDANG-Warga Desa Neglasari Kecamatan Rancakalong sontak berhamburan ke luar rumah karena banyak atap rumah warga yang porak-poranda diterjang angin puting beliung, Jumat (23/3/2019) sekitar puku 15.00.

Salah seorang warga Neglasari RT 005 RW 004 yang rumahnya rusak diterjang angin puting beliung, Hj Nafisa Sariningsih menuturkan kejadiannya berawal saat turun hujan deras.

“Sebelumnya turun hujan deras dulu, tidak berselang lama dikagetkan suara gemuruh dan atap rumah yang berhamburan ke udara,” tutur Hj Nafisa, kepada Radar Sumedang.Id kemarin (23/3).

Owner Nafira Batik ini juga mengungkapkan kejadian angin puting beliung baru kali itu terjadi. Tidak hanya atap rumah warga yang rusak tetapi juga banyak pohon-pohon yang tumbang.

“Kalau disini atap rumah dari baja ringan ikut terbawa terbang sampai jatuh di jalan. Untung tidak ada yang lalu-lalang,” imbuhnya.

Selain memporakporandakan atap rumah, angin puting beliung juga menghancurkan workhsop (pabrik) pembuatan batik. “Workshop pembuatan batik kasumedang yang paling parah nyaris rata dengan tanah, di dalamnya ada mesin-mesin dan bahan baku membatik,” katanya.

Atas kejadian itu, Hj Nafisa menyebutkan total kerugian mencapai Rp 60 juta. “Atap rumah, workshop batik, intalasi listrik, parabola, bahan-bahan batik ikut rusak karena kena hujan setelah workshopnya roboh,” jelasnya lagi.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui jumlah rumah yang menjadi korban terjangan angin puting beliung di kawasan Rancakalong.(rik)