Anggota Komisi VIII Sayangkan Politisasi Pendamping PKH

oleh -

SUMEDANG–Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Hj. Lilis Santika sangat menyayangkan dengan kabar terkait adanya oknum pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) di Kabupaten Sumedang yang menjadi tim sukses dan mendukung salah seorang caleg DPR RI.

“Saya sangat menyayangkan adanya laporan dari lapangan kalau ada oknum petugas pendamping PKH yang membagi-bagikan stiker caleg DPR RI tertentu kepada anggota PKH lainnya sampai ke desa-desa,” ujar Hj Lilis, kemarin.

Menurut dewan yang membidangi masalah sosial di DPR RI ini, seharusnya seorang petugas pendamping PKH itu bersikap netral. “Jelas ini sudah keluar dari koridor sudah melanggar dengan adanya keberpihakan dirinya terhadap salah seorang caleg tersebut,” tandas Hj Lilis.

Untuk itu Hj Lilis meminta kepada pihak terkait dalam hal ini Dinsos Kabupaten Sumedang untuk memberikan peringatan ataupun sanksi. “Mohon kepada Dinsos untuk segera mengklarifikasi terkait permasalahan ini jika memang terbukti harus ada punishment yang jelas,” tandasnya.

Dijelaskannya, bahwa program PKH merupakan program pemerintah dalam upaya mengentaskan angka kemiskinan. “Jelas-jelas program ini tidak boleh dijadikan komoditas politik, apalagi diaku-aku bagian dari program caleg tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya Radar Sumedang sempat menerima informasi pada Sabtu (23/3/2019) di Sekretariat PKH ada kegiatan penyebaran stiker caleg DPR RI dari salah satu partai terkemuka kepada para pendamping untuk kemudian diteruskan lagi kepada penerima manfaat PKH.

“Para pendamping ditakut-takuti kalau tidak ikut menyebarkan stiker tersebut bakal diberhentikan sebagai pendamping PKH,” sebut salah seorang pembaca yang enggan disebutkan namanya.(rik)