Komisi VIII DPR RI Sesalkan PKH Masih Ada yang Salah Sasaran

oleh -
RAPAT KONSINYERING: Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB Hj. Lilis Santika (kiri) usai rapat konsinyering dengan Kemensos RI di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (25/6/2019).

JAKARTA–Komisi VIII DPR RI kembali mengkritisi masalah realisasi program keluarga harapan (PKH) dari Kementerian Sosial RI yang ditengarai masih menyisakan persoalan. Banyak anggota Komisi VIII yang mempertanyakan terkait validasi data dari para penerima manfaat program PKH.

Salah seorang anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Lilis Santika menyampaikan langsung beberapa temuan di masyarakat terkait tidak meratanya pemberian program yang ditujukan untuk mengentaskan kemiskinan itu.

“Kami sangat menyayangkan dalam realisasinya masih ada masyarakat yang lebih berhak mendapatkan program tersebut malah tidak memperoleh manfaat dari program tersebut, sebaliknya yang kurang berhak malahan mendapatkan program tersebut,” ungkap Hj. Lilis dalam agenda konsinyering Komisi VIII DPR RI dengan Dayasos, Rehsos, Kabadiklit dan Pensos Kemensos RI di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Anggota dewan asal Fraksi PKB yang baru saja meraih gelar magister hukum ini mendorong Kemensos RI untuk melakukan validasi data penerima program yang tepat sasaran baik untuk PKH, KUBE maupun program perbaikan Rutilahu.

“Karena saya menyaksikan langsung masyarakat di bawah masih banyak yang harus dibantu oleh Pemerintah. Masyarakat yang tidak mampu di akar rumput hendaklah lebih diperhatikan oleh Kemsos RI dan Dinsos daerah dengan baik dan serius,” tandasnya.

Menurutnya, program-program Kemensos RI yang baik dari Pemerintah di pusat, seharusnya bisa sejalan dengan realisasinya di lapangan yaitu di daerah-daerah yang membutuhkan.

“Untuk itu kedepannya diperlukan monitoring dan evaluasi secara komprehensif agar program tersebut betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di bawah dalam rangka menyejahterakan kehidupan rakyat,” pungkasnya. (Rik)