Membangun Brand Sumedang ke Tingkat Dunia

oleh -
BUKA TURNAMEN: Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ridwan Solichin, S.IP, M.Si saat membuka turnamen bola voli, Minggu (20/10/2019) lalu di Lapang Bola VOli Sampalan Citapen Subang.

JATINANGOR–West Java Paragliding World Championship and Culture Fastival (WJPWCCF) atau Fastival Paralayang adalah olah raga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain (parasut) yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi atau kompetisi. Olahraga ini induk organisasinya adalah PLGI (Persatuan Layang Gantung Indonsia), sedangkan PLGI sendiri di bawah naungan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia).

Olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi di angkasa, terdiri dari dua macam yaitu angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift).

Dengan memanfaatkan kedua sumber itu maka penerbang dapat terbang sangat tinggi dan mencapai jarak yang jauh. Yang menarik adalah semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya memanfaatkan angin.

Untuk itu WJPWCCF yang diselenggarakan 22-28 Oktober 2019 oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang yang diikuti para glider/peserta dari 35 negara di puncak Batudua Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu ini hendaknya membawa keberkahan dan manfaat ekonomi oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumedang, khususnya pelaku UMKM.

“Mereka bisa menjual cindera mata khas Sumedang, karena event yang sudah direncanakan sejak lama itu hendaknya dipublikasikan dengan baik, kalau perlu, publishing itu tidak saja hanya melalui media cetak maupun elektronik daerah dan nasional, tetapi juga internasional. Karena event ini adalah event tingkat dunia, tentu akan membawa dampak ekonomi kedepan di bidang terutama bidang pariwisata tidak saja Sumedang. Namun juga Jawa Barat,” kata Ketua DPW PKS Provinsi Jawa Barat Bidang Seni dan Budaya H. Ridwan Solichin, S.Ip, M.Si, kepada Radar Sumedang saat berkunjung di kantor DPD PKS Sumedang Jl. Pangeran Santri, Jum’at (26/10).

Menurut pria yang akrap disapa Ustadz Rinso dan juga anggota DPRD Jabar Fraksi PKS ini, menambahkan penyelenggaraan event seperti festival paragliding ini setidaknya memiliki dua dampak, yaitu “direct Impact” dan “indirect impact.”