Warga Keluhkan Kesalahan Tagihan BPJS Kesehatan via SMS

oleh -
Screen shot SMS tagihan BPJS Kesehatan

SUMEDANG–Salah seorang warga mengeluhkan dengan adanya tagihan dari BPJS Kesehatan Cabang Sumedang yang nilainya cukup besar. Mahmudin, salah seorang warga Kecamatan Sumedang Utara yang juga pengurus FKDT Kabupaten Sumedang mengaku kaget karena ada pesan singkat dari pengirim dengan nama BPJS Kes berupa tagihan pembayaran iuran sebesar Rp 2.244.000.

“Tadi pagi saya menerima SMS dari pengirim pesan dengan nama BPJS Kes, isinya tagihan iuran sampai dengan Desember 2019 sebesar Rp 2.244.000. Saya kaget tagihannya besar sekali,” ungkap Mahmudin, Rabu (12/12/2019).

Mahmudin mengakui jika dirinya memang memiliki tunggakan BPJS Kesehatan selama delapan bulan. “Karena penasaran saya datang ke kantornya untuk menanyakan soal SMS itu. Kata petugas mebenarkan jika SMS itu dikirim BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Soal nilai angka tagihan, sambung Mahmudin, BPJS Kesehatan Cabang Sumedang mengakui terjadi kesalahan sistem. “Setelah saya konfirmasi ternyata tagihan saya hanya dari Mei itu sebesar Rp 816 ribu saja bukan Rp 2.244.000. Alasannya dari BPJS Kesehatan terjadi kesalahan hitung sistem,” imbuhnya lagi.

Atas kejadian tersebut Mahmudin menyayangkan hal itu bisa terjadi. Dia khawatir dari salah hitung itu ada nasabah yang langsung bayar saja sebesar tagihan tanpa mengetahui tagihan yang sebenarnya.

Untuk itu dia menyarankan kepada warga lainnnya untuk mengecek langsung besaran tagihan jika memang merasa menunggak iuran. “Bisa dicek online juga dengan memasukan nomor keanggotaan BPJS disitu tertera tagihan yang harus dibayarkan,” sarannya seraya mewanti-wanti agar tidak begitu saja percaya dengan tagihan yang masuk melalui SMS.(rik)