Pelajar Sekolah Insan Sejahtera Borong Medali di Ajang Heat Round TIMO 2019

oleh -
Tiga dari lima pelajar sekolah Insan Sejahtera memperlihatkan raihan medali setelah memenangi Heat Round ajang TIMO 2019 di Jakarta, Sabtu (14/12/2019)

SUMEDANG–Tiga orang pelajar SDIT Insan Sejahtera dan dua orang pelajar SMA IT Insan Sejahtera berhasil mengukir prestasi di ajang bergengsi internasional. Pasalnya kelima orang pelajar tersebut berhasil meraih medali dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) pada 14 Desember 2019 belum lama ini.

Tiga orang pelajar SDIT Insan Sejahtera itu yaitu: Rayyan Zaidan Shidqi (medali emas), M. Raffa Sagara (medali perunggu) dan Salsabila Ghina Hijanah (medali perunggu). Sementara dua orang pelajar SMA IT Insan Sejahtera masing-masing meraih medali perunggu yaitu Rida Syahidah dan Aisyah.

Ketua Yayasan Mitra Insan Sejahtera Hj. Yani Citraeni, S.E., M.MPd didampingi Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera H Harwanto, Ak. MM., CA mengaku bangga dan bersyukur lima orang pelajar Sekolah Insan Sejahtera bisa mengukir prestasi di kancah internasional.

“Alhamdulillah, lima orang siswa-siswi dari Sekolah Insan Sejahtera bersama siswa-siswi se-Indonesia lainnya yang berprestasi dalam ajang TIMO dalam acara Heat Round Awarding Ceremony di Jakarta, 14 Desember lalu,” ucap Hj Yani, Minggu (15/12/2019).

Hj. Yani menyebutkan kelima pelajar asal Sekolah Insan Sejahtera itu, selanjutnya akan mengikuti pada babak final pada April 2020 mendatang di Thailand. “Untuk itu kami memohon do’a restunya agar kembali bisa mengukir prestasi di kancah internasional,” tukasnya.

Seperti diketahui, TIMO merupakan olimpiade matematika internasional tahunan yang digelar oleh Thailand Mathematics Society. Berbeda dengan olimpiade lain yang hanya menargetkan untuk kalangan elite saja, TIMO menyediakan kesempatan untuk semua siswa dari berbagai kalangan dari berbagai belahan dunia.

Dalam teknis perlombaannya, TIMO menggunakan sistem seleksi regional yaitu peserta harus menempuh Heat Round di tiap kota dulu sebelum bisa mengikuti babak final di Thailand.

Yang membuat peserta TIMO sedikit bisa bernafas lega adalah peserta tidak bersaing dengan peserta lainnya. Artinya peserta harus berjuang untuk mencapai target nilai tertentu untuk mendapatkan medali emas, perak, perunggu dan merit. (*/rik/net)