Komisi 1 DPRD Jabar Kunjungi Delapan KPU dan Bawaslu se-Jawa Barat

oleh -
KUNKER: Jajaran Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat berfoto bersama jajaran KPU Kabupaten Sukabumi. Tampak Anggota Komisi 1 DPRD Jabar H Ridwan Solichin (ketiga dari kanan).

SUMEDANG–Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan kunjungan kerja ke delapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang ada di Jawa Barat.

Mengawali agenda kunjungan kerja pada hari Senin dan Selasa (4 – 5/2/2020), jajaran anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke KPU Sukabumi dan KPU Cianjur.

Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) H Ridwan Solichin mengatakan kunjungan kerja itu dalam rangka mengevaluasi kesiapan menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Sedikitnya lima point yang dievaluasi Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat di masing-masing KPU. Mulai dari kesiapan sumber daya manusia (SDM), anggaran, prosedur, kesiapan tahapan persiapan dan pelaksanaan serta regulasi.

“Bahkan yang sempat mencuat di KPU Sukabumi adalah perihal keberadaan kantor sekretariat KPU yang belum memadai. Berbeda dengan KPU Cianjur yang sudah terlihat memadai,” ungkap Kang RinSo, sapaan karibnya, Selasa (5/2/2020) kepada Radar Sumedang.

Hal lainnya yang juga terungkap dari kunker itu, terkendalanya kinerja para PNS yang bekerja di lembaga tersebut lantaran keluarnya aturan Mendagri yang menghapus pemberian insentif.

“Surat edaran Mendagri ini berefek pada kinerja para sekretariat di tingkat kabupaten/kota, PPK, PPS, panwascam dan lembaga lainnya. Karena sekarang mereka tidak lagi menerima honorarium atau insentif,” sebut RinSo seraya mendorong agar tugas berat para penyelenggara pemilu ini disupport oleh pemda masing-masing.