21 Anggota HIPMI Sumedang Negatif Corona

oleh -

Sumedang – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir mengaku lega dengan hasil Rapid Test, terhadap 21 anggota HIPMI Sumedang yang menjadi peserta dalam acara Musda HIPMI Jabar di Karawang.

“Alhamdulillah hasilnya negatif. Sore tadi tim laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumedang melakukan rapid test Covid-19 untuk warga Sumedang peserta Musda HIPMI di Karawang,” ucap Dony dalam siaran persnya, Jum’at petang (27/3).

Meski demikian Dony tetap menyarankan ke-21 orang ini agar melakukan isolasi mandiri, dengan berdiam diri di rumah selama 10 hari ke depan.

“Sesuai protokol penanganan Covid-19, setelah 10 hari akan menjalani rapid tes kedua. Selama tinggal di rumah harus menjaga kesehatan dan kebersihan serta olahraga yang teratur,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Pemprov Jabar telah memetakan penularan Covid-19 di Jabar. Agenda Musda HIPMI Jabar di Karawang menjadi klaster pertama penyebaran Covid-19. Sementara klaster kedua dan ketiga adalah seminar di Bogor. Sedangkan klaster keempat, seminar keagamaan di Lembang, Bandung Barat.

Warga Sumedang yang ikut kegiatan dan masuk dalam 4 klaster, segera lapor ke Dinkes untuk dilakukan rapid test,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Umum BPC HIPMI Sumedang, Hj. Eka Anugerah mengatakan, sebanyak 21 orang dari HIPMI Sumedang yang menghadiri acara MUSDA XVI HIPMI JABAR di Karawang pada tanggal 08-10 Maret 2020, sudah selesai di tes dan hasilnya seluruhnya ke 21 orang ini negatif COVID-19.

Adapun 1 orang lagi yang belum di tes adalah pengurus BPD HIPMI Jabar sehingga pemeriksaannya akan dilakukan nanti bersama pengurus Jabar lainnya.

“Kami telah melakukan semua instruksi dari pemerintah yaitu mengisolasi diri, menjaga kesehatan dan menunggu panggilan untuk di tes. Akhirnya penantian selesai dan hari ini pada jam 15.00 kami melakukan rapid test di labkesda Sumedang,” kata Eka Anugerah dalam siaran persnya, Jum’at malam (27/3).

Sebelumnya lanjut Eka, semua anggota HIPMI di berbagai kota dan kabupaten se-jabar, yang hadir di acara tersebut juga sudah telah melakukan tes serupa, hasilnya negatif.

Ia juga mengatakan, pasca pemberitaan yang menuding bahwa acara musda menjadi biang keladi penyebaran covid-19, perlu diluruskan.

“Acara itu resmi digelar dengan perijinan yang lengkap. Terbukti dengan dihadiri oleh para pejabat dari mulai jajaran Kepala Dinas Kabupaten Karawang, Bupati, Gubernur hingga pejabat setara menteri. Sejauh ini pengurus dan anggota HIPMI se-Jabar yang hadir, dalam keadaan sehat dan tidak ada yang positif,” imbuh Eka.

Tak sampai disitu, dirinya juga mempertanyakan urgensi Pemerintah yang telah mengelompokkan penyebaran terjadi di acara HIPMI di Karawang. Sehingga menyebabkan adanya pembagian klaster-klaster.

“Jangan-jangan ada klaster lain yang harusnya lebih diperhatikan. Sehingga terlewatkan karena terlalu fokus pada kegiatan kami,” tandasnya.

Meski demikian, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan daerah Kabupaten Sumedang, Dinas Kesehatan, Tim Labkesda serta seluruh jajaran Pemda Sumedang, atas segala perhatian yang diberikan.

“Mohon doa agar penyebaran virus ini cepat berhenti, sehingga kami bisa kembali fokus membenahi usaha yang terdampak. Karena jika bisnis kami terdampak, akan memberi dampak juga kepada karyawan kami. Selanjutnya HIPMI Sumedang akan serius turut serta dalam penanganan bencana covid-19 bersama pemerintah dan masyarakat bersatu lawan corona covid 19,” harapnya. (jim)

oleh