Intensitas Hujan Tinggi, Longsor Mengintai Warga Kawasan Jalan Pager Betis

oleh -
Ruangan kamar mandi milik Apuy rusak diterjang material longsor dari tebing setinggi 10 meter. Hingga Senin (30/3/2020) beberapa longsor terjadi di kawasan Pager Betis, warga diminta waspada.

SUMSEL–Dua kepala keluarga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman pasca longsornya tebing setinggi 10 meter yang menerjang sebuah rumah di RT 03 RW 04 Dusun Dangdeur Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan, Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 17.00.

Ketua RW 04 Dusun Dangdeur Desa Baginda Agus Dadi menyebutkan dua kepala keluarga yang diungsikan yaitu Keluarga Apuy dan Keluarga Nana. “Terpaksa harus diungsikan dulu ke rumah yang lebih aman, keluarga Bapak Apuy dan Bapak Nana sementara waktu tinggal di rumah saudaranya,” kata Agus Dadi, Minggu (29/3/2020) malam.

Kronologi kejadian longsor, lanjut Agus Dadi bermula dari derasnya intensitas hujan yang mengguyur kawasan Jalan Pager Betis itu sejak sore hari. “Hujannya terus-terusan dari pukul 15.00 sampai menjelang Maghrib. Reda sebentar nah, tahunya longsor di belakang rumah Pak Nana yang menimpa rumah Pak Apuy di bawahnya,” jelas Agus.

Beruntung material longsor hanya menimpa atap kamar mandi Apuy yang terbuat dari asbes. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, kebetulan saat kejadian di kamar mandi tidak ada orang di dalamnya, semua anggota keluarga di ruang dalam rumah,” katanya.

Material longsor baru bisa disingkirkan Senin (30/3/2020) pagi secara gotong royong oleh warga. “Kami berharap tebing disini bisa dibangunkan TPT agar kejadian longsor tidak terjadi lagi. Karena beberapa tahun lalu juga pernah ada longsor di sekitar sini,” harapnya.

Sementara itu di sepanjang Jalan Pager Betis dari Baginda sampai Cipancar ada beberapa titik longsor. Di antaranya di Dusun Peusar Desa Cipancar meskipun kecil namun material longsor nyaris menutup jalan. Diimbau warga di Pager Betis untuk lebih waspada terlebih intensitas hujan masih tinggi.(rik)