Brimob Polda Jabar Himbau Warga Cermati PSBB

oleh -
Anggota Kompi 3 Batalyon A Pelopor Brigadir Marga Hadi saat memberikan himbauan kepada warga.

JATINANGOR – Hari kedua Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) wilayah Bandung Raya dan Kabupaten Sumedang, masih banyak warga yang belum mengerti pentingnya yang menjadi kebijakan pemerintah dalam menangani Pandemi Covid-19.

Meski demikian, tidak sedikit juga warga yang paham dan melaksanakannya dengan penuh rasa ikhlas demi percepatan penanganan Pandemi yang telah menyebar keseluruh wilayah Indonesia dengan tingkat penularan yang cukup tinggi dan kian hari kian bertambah.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Asep Saepudin.,S.IK. melalui Danyon A Pelopor Kompol Sudiyono mengatakan untuk ciptakan rasa aman terkait dengan diberlakukannya PSBB pihaknya memberikan himbauan kepada masyarakat diwilayah Sumedang.

“Masyarakat banyak yang beranggapan bahwa PSBB adalah membatasi seluruh aktifitas warga dan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan apapun,” ucapnya melalui siara pers yang diterima Radar Sumedang. Kamis (23/04).

Faktanya, kata ia, bahwa pemerintah melalui menteri Kesehatan menjelaskan tentang PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 untuk mencegah penyebarannya.

“Didalamnya juga wajib diterapkan Prosedur Kesehatan diantaranya diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak aman fisik satu sama lain,” ucapnya.

Menurutnya, PSBB merupakan kebijakan Pemerintah yang telah dikeluarkan oleh peerintah dengan membatasi suatu kegiatan tertentu yang menimbulkan berkumpulnya banyak orang.

“Selain itu masyarakat tidak perlu khawatir ataupun panik selama kita menerapkan aturan dan prosedur kesehatan dalam beraktifitas seperti memakai masker, tidak lupa untuk mencuci tangan dan menjaga jarak aman fisik,” tutupnya. (tha/rls).

 

oleh