Kang RinSo Dorong Desa Ganjaresik Menjadi Percontohan Desa Sukses

oleh -
H Ridwan Solichin (tengah) bersama Kepala Desa Ganjaresik Abdulrahman didampingi tokoh pemuda Sarip Hidayat dan tokoh masyarakat H. Uum

RADARSUMEDANG.ID–Memasuki hari terakhir reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) H Ridwan Solichin melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Ganjaresik Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Kamis (9/7/2020).

Di desa yang berada di daerah paling ujung Kabupaten Sumedang itu, Ustadz RinSo panggilannya, mendatangi langsung dan bertemu dengan konstituennya untuk mendengar dan menyerap aspirasi apa saja yang menjadi persoalan dan diharapkan oleh masyarakat dari pemeritah kabupaten maupun provinsi.

“Bagi kami reses harus dilakukan untuk mengunjungi konstituen, karena selain terciptanya komunikasi dua arah yang biasa kita sebut menyerap aspirasi masyarakat, juga terjalin silaturahmi yang insya Alloh akan banyak membawa manfaat,” ujar RinSo.

Bertempat di balai pertemuan warga, dihadapan Kepala Desa Ganjaresik Abdulrohman dan tokoh masyarakat H. Uum dan kader muda PKS Sarip Hidayat, RinSo menjelaskan di dalam menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau New Normal, hendaknya kepala desa dan tokoh masyarakat bersama warga harus lebih saling bergandeng tangan.

“Serta bahu-membahu demi terciptanya desa sukses, yaitu desa yang sejahtera, unggul, kreatif, sehat dan agamis. Nantinya akan tercipta masyarakat yang unggul dalam segala bidang. Bila masyarakatnya unggul maka kesejahteraan akan tercipta,” urai RinSo.

Untuk tercapainya desa sukses tersebut kang RinSo akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi warga baik di tingkat kabupaten dan provinsi bila perlu sampai pusat.

“Baik itu bantuan pembiayaan yang melalui daerah/kabupaten, maupun dari provinsi seperti bankudes (bantuan keuangan untuk desa),” terang RinSo yang juga ketua DPW PKS Jabar bidang seni dan budaya ini.

Selain menerima aspirasi masyarakat, Rinso juga selalu menyempatkan diri untuk memberikan masker dan menyosialisasikan pemahaman tentang new normal atau kehidupan baru dengan menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid 19 atau corona ini. (*/rik)