Inovatif, SMK di Sumedang Ini Berhasil Membuat Alat Pengukur Suhu Tubuh dan Penyemprot Disinfektan Otomatis

oleh -
Coba : Salah seorang guru saat mencoba alat pengukur suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan otomatis

Radarsumedang.id – Dimasa Pandemi Covid-19 salah satu SMK di Kabupaten Sumedang berhasil membuat sebuah karya inovatif untuk mendukung pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Sebuah alat pengukur suhu tubuh sekaligus penyemprot disinfektan otomatis itu berhasil dibuat oleh tim SMK Perkasa 2 ketika setiap sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan di sekolah.

Kepala SMK Perkasa 2 Cimanggung, Jajang Nurjaman mengatakan alat pengukur suhu tubuh sekaligus penyemprot disinfektan otomatis ini dibuat oleh tim guru dan siswa di SMK Perkasa 2.

“Awalnya kita berfikir jika kegiatan belajar mengajar sudah dimulai, otomatis protokol kesehatan wajib dijalankan mulai dari mengukur suhu tubuh dengan thermo gun dan juga menyiapkan penyemprotan disinfektan, jika semua itu dilakukan manual akan memakan waktu yang lama dan membutuhkan petugas yang banyak, jadi kita mencoba berinovasi membuat alat,” ujar Jajang kepada radarsumedang.id

Lebih lanjut, Jajang menjelaskan cara kerja alat pengukur suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan otomatis tersebut yaitu menggunakan sensor dari nadi tangan sehingga suhu tubuh akan langsung terdeteksi dan muncul di layar bagian atas.

“Nadi pada pergelangan tangan tinggal di dekatkan saja dengan sensornya (tidak harus sampai menyentuh) kemudian nanti akan muncul angka yang menunjukan suhu tubuh kita, dan secara otomatis setelah itu ketika kita tepat berada di bawah alat tersebut akan menyemprotkan disinfektan,” sebutnya.

Ditambahkan Jajang, alat tersebut sudah mulai di uji coba pada saat ini pasalnya ada beberapa orang tua siswa yang datang ke sekolah untuk mendaftarkan anaknya.

“Kita sudah coba dan hasilnya cukup sempurna, kita coba kepada para guru dan staf di SMP, SMK Perkasa 1 dan 2 dan juga kepada para tamu yang datang,” sebutnya.

Semoga inovasi yang dilakukan oleh SMK Perkasa bisa menjadikan contoh dan penyemangat bagi para siswa didik di SMK Perkasa untuk lebih berfikir kritis dan selalu mencoba membuat inovasi baru meski dimasa sulit.

“Kami berharap apa yang dibuat bisa bermanfaat baik bagi kami disini maupun bagi orang lain sebagai pemicu untuk tetap berkarya,” pungkasnya. (Isl)