Bupati : Sanksi Bagi Yang Tak Pakai Masker Masih Tunggu Arahan Gubernur

oleh -
Bupati Sumedang Dr H Dony Ahmad Munir ST MM

Sumedang – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengatakan, berkaitan dengan pemberlakuan sanksi bagi yang masyarakat yang tidak bermasker masih pada tahap sosialisasi.

Menurutnya memakai masker tak sekedar melaksanakan himbauan Pemerintah, melainkan sudah menjadi kebutuhan sehari-hari di saat bepergian keluar rumah.

Karenanya seperti yang telah dikatakannya beberapa waktu lalu bahwa sosialisasi dan edukasi sudah dilaksanakan.

Tinggal sekarang sejauh mana efektivitas atau pemberlakuan sanksi sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat secara bertahap.

“Mengenai sanksi ini bertahap juga. Tapi kita masih menunggu dari Gubernur,” ucap Bupati usai giat MOU antara Pemerintah Daerah dengan Kejaksaan Negeri Sumedang, Senin (27/7).

Dikatakannya penggunaan masker sangat penting untuk mencegah penyebaran virus. Terlebih penyebaran virus selain melalui kontak langsung dan benda-benda yang disentuh juga bisa menular melalui airborne (udara).

“Oleh sebab itu saya meminta saat ada pertemuan tertutup (yang ada AC) diusahakan harus sesingkat-singkatnya atau harus dibawah satu jam,” ujarnya.

Dengan demikian per hari ini soal sanksi berupa denda Rp. 100 – 150 ribu bagi yang tak pakai masker sambung Bupati, masih di tataran sosialisasi.

“Intinya saat ini masih tahap sosialisasi. Nanti ada tahapan-tahapannya,” pungkas Bupati. (jim)