Qurban dalam Momentum Kemerdekaan Indonesia

oleh -
Oleh: Willi Triani
(Humas Kilau Indonesia)

Sebentar lagi, kita melaksanakan hari raya haji umat islam yakni Qurban dan berdekatan juga dengan momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus, keduanya adalah momen yang sangat sakral dan penting bagi umat Islam yang tinggal di Indonesia.

Qurban adalah memoriam mengingat sejarah suci antara ayah dan anak Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, dimana wujud bentuk keimanan seorang nabi sangat begitu besar bahkan rela untuk di korbankan. Sedangkan hari kemerdekaan sendiri ialah sejarah memorial bangsa Indonesia yang berjuang hidup dan mati untuk mempertahankan hak yang berujung “Merdeka”.

Wujud kemerdekaan Indonesia menyisakan sebuah harapan besar, agar penduduknya mampu menjalani kehidupan, beribadah selayaknya manusia sebagai hamba Allah SWT, menunaikan kewajiban serta mendapatkan hak-hak kemanusiaan sebagai warga negara dengan bebas, tanpa tekanan ataupun paksaan dari bangsa lain.

Di sisi lain, tahun ini merupakan tahun keterpurukan di seluruh negara di dunia karena menghadapi wabah yang banyak memakan korban jiwa. Tidak hanya menyerang kesehatan, tapi juga ekonomi, pendidikan, politik, dan budaya hidup kita sehari-hari. Entah sampai kapan wabah ini berakhir. Yang paling banyak menanggung beban adalah masyarakat dari kalangan bawah, sementara ekonomi mereka terancam krisis sehingga menyebabkan banyak penduduk yang menderita kekurangan gizi pangan.

Bahkan data organisasi pangan dunia (FAO) menyebutkan bahwa Indonesia termasuk kedalam masyarakat dengan jumlah penduduk dengan kekurangan gizi yang lumayan tinggi. Dari data terakhir, hampir 37 persen atau sebesar 7,6 juta balita di Indonesia menderita stunting atau terhambat pertumbuhannya karena kekurangan gizi. Gizi tersebut didapatkan dari bahan pangan yang memiliki kualitas kandungan yang seimbang.

Maka dari itu, kita manfaatkan momentum berqurban tahun ini dengan berprinsip beribadah sekaligus membantu masyarakat Indonesia agar bisa menikmati hidangan dengan gizi yang baik terlebih di kala pandemi. Karena berqurban bukan sekadar ritual ibadah umat Islam saja, tetapi lebih dari itu juga merupakan sarana untuk berbagi potensi pangan untuk berbagi sesama muslim lainya di Tanah Air kita tercinta Indonesia.

Kilau Indonesia merupakan lembaga kemanusiaan yang menangani dan memberdayakan kegiatan pendidikan, sosial, ekonomi untuk masyarakat penerima manfaat.Kegiatan program Qurban Kilau Indonesia yang sudah 8 tahun menyalurkan bantuan apapun dari para sahabat, dan untuk kegiatan Qurban ini, Kilau turut serta untuk menyalurkandana kita kurban ini dibawa ke berbagai pelosok negeri.(*)