Jadikan 3M Sebagai Gaya Hidup Agar Tak Merasa Terbebani

oleh -
Sejumlah pelajar diberi sanksi ringan membersihkan lingkungan karena kedapatan tidak mengenakan masker di tempat umum

RADARSUMEDANG.ID–Sejak efektifnya diberlakukan Perbup no 74 tahun 2020 tentang kewajiban penggunaan masker di jalan raya, mendapat beragam tanggapan dari masyarakat.

Sebagian besar warga mengatakan sangat mendukung diberlakukannya ketentuan wajib memakai masker saat mengendari kedaraan di jalan raya.

“Kami mendukung ketentuan wajib pakai masker ini sebagai bagian dari mencegah penyebaran Covid-19 agar di Sumedang bisa hilang dan segera hidup normal lagi,” terang Iis Inayah salah seorang warga Perum Jatihurip Sumedang.

Menurutnya, memasuki adaptasi kebiasaan baru setelah selesainya masa PSBB lalu, sosialisasi 3M (memakai masker, mejaga jarak, dan mencuci tangan) harus disadari untuk menjadi bagian dari life style di masa AKB sekarang ini.

“Ya, agar tidak merasa terbebani, semua warga harus menyadari dan menerima kalau sosialisasi 3 M ini dijadikan gaya hidup, jadi kalau sudah jadi bagian dari gaya hidup sehat di masa AKB, tidak merasa terbebani, karena sudah menjadi kebutuhan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bagi para pelanggar perbup wajib menggunakan masker mulai diterapkan pemberian sanksi walaupun masih dalam kategori ringan seperti push up di tempat, melaksanakan bakti sosial membersihkan lingkungan dan lainnya.

Dalam penerapan sanksi tersebut dikerahkan para petugas yang berasal dari kecamatan, polsek dan koramil di setiap wilayah di Kabupaten Sumedang.

Menurut Kasi Trantib/Satpol PP Kecamatan Jatinangor Endang Sukayat pelaksanaan razia masker ini sebagai upaya pencegahan covid-19. “Masih ada warga yang kedapatan tidak memakai masker, padahal kami sering memberikan himbauan baik langsung maupun tidak langsung,” ucapnya baru-baru ini.

Diharapkan dengan pemberian sanksi tersebut dapat memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar Perbup No. 74 tahun 2020.

“Kami minta bagi masyarakat agar tetap mematuhi anjuran pemerintah supaya terhindar dari virus corona, mengingat jumlah Covid-19 terus meningkat,” ucapnya.(*/rik)