Ketua Yapisma Berikan Kendaraan Operasional untuk Lima Sekolah dan Klinik

oleh -
Ketua Yapisma H Sa'dulloh (tengah) usai menyerahkan kendaraan operasional bagi enam lembaga yang dinaunginya masing-masing mendapatkan satu unit sepeda motor baru.

RADARSUMEDANG.ID--Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mohammad Aliyuddin (Yapisma), H Sa’dulloh, menyerahkan kendaraan operasional untuk enam lembaga pendidikan dan non pendidikan yang ada di bawah naungan yayasan tersebut.

Penyerahan kendaraan operasional tersebut digelar di Depan Kantor Yapisma Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Selasa (6/10/2020).

H Sa’dulloh menyampaikan bahwa kendaraan operasional berupa enam unit sepeda motor tersebut kepada MTs Plus Al-Hikam, MA Plus Al-Hikam, SMK Al-Hikam, RA/MD Al-Hikamussalafiyyah, TPA Al-Hikam, dan Klinik Kesehatan Al-Hikam.

“Silahkan pergunakan dengan sebaik mungkin untuk menunjang percepatan proses operasional di lembaga-lembaga tersebut,” kata H Sa’dulloh.

Atas nama yayasan, H Sa’dulloh menyadari bahwa fasilitas di sebuah institusi pendidikan merupakan salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan. “Kendaraan operasional merupakan sarana yang bisa menunjang kegiatan akademik dan non akademik berjalan dengan cepat,” katanya.

Beberapa bulan yang lalu, Yapisma juga sudah memberikan satu unit mobil untuk kendaraan operasional Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah, satu unit mobil operasional Yapisma, satu mobil bak terbuka untuk operasional dapur pesantren, serta satu unit mobil mini bus.

“Ini semua dilakukan untuk mendukung proses kemajuan pendidikan di Yapisma,” imbuh H Sa’dulloh.

Selian kendaraan operasional, minggu-minggu ini Yapisma akan merehab asrama santri putri dan melanjutkan pembangunan untuk asrama santri Putra Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah. Semester depan Yapisma mengagendakan pembangunan ruang kelas di MTs, SMK, dan MA Plus Al-Hikam.

“Kami berharap pembangunan fasilitas dan sarana-sarana baru dapat menjadi satu motifasi bersama untuk terus maju. Dan perlu diperhatikan juga bahwa seluruh sivitas akademika memiliki tanggung jawab yang besar untuk merawat dan menjaga fasilitas yang ada,” kata H Sa’dulloh. (*/rik)