Dewan Pendidikan Sumedang Imbau Sekolah Tidak Terlalu Membebani Siswa

oleh -
Spanduk imbauan menjalankan prokes terpasang di salah satu madrasah aliyah di Sumedang

RADARSUMEDANG.ID–Di tengah persiapan sekolah-sekolah menanti pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumedang mengimbau agar sekolah-sekolah untuk tetap bersabar sampai ada instruksi lebih lanjut dari pemerintah terkait pelaksanaan tatap muka secara keseluruhan.

“Kepada sekolah-sekolah harap bersabar dulu, untuk saat ini tetap masih harus melaksanakan imbauan pembelajaran yang diedarkan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang seperti pembelajaran daring, home visit, pemberian modul, pembelajaran berbasis project, dan lainnya selama pembelajaran tatap muka belum dibolehkan,” seru Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumedang (DPKS) H Agus Jaenudin, S.Si., M.Pd, Jum’at (17/10/2020).

Terkait munculnya banyak keluhan dari masyarakat terutama dari para orang tua siswa yang mengeluhkan pembelajaran daring dari rumah yang dirasakan para orang tua siswa terlalu merepotkan, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumedang, lanjut H. Agus Jaenudin, sudah banyak menerima laporan.

“Memang benar kami banyak menerima keluhan seperti itu, dan jauh hari pasti hal ini terjadi, karena memang jika dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka dinilai masih lebih baik daripada pembelajaran daring. Tetapi memang keluhan itu mencuat karena kondisi ekonomi masyarakat kita yang beragam, bagi masyarakat menengah ke bawah memang dirasa berat,” urainya.

Untuk itu Dewan Pendidikan Kabupaten Sumedang mengimbau kepada sekolah-sekolah dalam menyampaikan materi pembelajarannya jangan disamakan ketika pembelajaran tatap muka.

“Jika dalam pembelajaran tatap muka, materi disampaikan sesuai target belajar siswa sebagaimana dalam kurikulum. Nah, kalau dalam kondisi pandemi seperti ini, materi pembelajaran tidak perlu 100 persen tersampaikan yang penting inti-inti dari pembalajaran tersampaikan. Intinya dalam memberikan pembelajaran harus terencana, terlaksana dan terevaluasi secara maksimal,” sarannya.

Sebagai bentuk persiapan pembelajaran tatap muka, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumedang juga mengingatkan kepada sekolah-sekolah untuk melengkapi sarana prasarana yang menunjang penerapkan Protokel Kesehatan.

“Seperti menyediakan tempat cuci tangan tambahan bagi siswa dan guru, membuat poster atau spanduk imbauan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” pungkasnya. (rik)