Tahun Ini Perdana Madrasah Swasta Wajib PKKM

oleh -
Tim visitasi PKKM Kemenag Sumedang berfoto bersama kepala, guru dan tenaga kependiidkan MA Plus Al Munir Sumedang

RADARSUMEDANG.ID-Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kementerian Agama Kabupaten Sumedang bersama tim asesor melaksanakan visitasi Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di Madrasah Aliyah (MA) Plus Al Munir Sumedang yang berada di Jalan Pager Betis Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan, Sabtu (17/10/2020).

Kepala Seksi Dikmad Kemenag Kabupaten Sumedang Drs. H. Suwarno mengatakan pelaksanaan PKKM pada tahun 2020 merupakan PKKM pertama atau perdana bagi madrasah-madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat.

“PKKM tahun ini, PKKM perdana bagi madrasah-madrasah yang diselenggarakan masyarakat yang berada di bawah naungan Kemenag Sumedang. Sementara untuk madrasah-madrasah milik pemerintah sudah lebih dahulu dilaksanakan PKKM di tahun 2019 lalu dan alhamdulilah hasilnya memuaskan,” ungkap H Suwarno di sela-sela visitasinya di MA Plus Al Munir Sumedang.

H Suwarnao menjelaskan bahwa PKKM menjadi tolok ukur atau parameter untuk mengetahui sejauhmana implementasi tugas fungsi (tusi) dari para kepala madrasah.

“Ada empat komponen yang dilakukan penilaian oleh para asesor, pertama komponen tentang usaha pengembangan madrasah, kedua komponen supervisi kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, ketiga komponen kewirausahaan dan keempat komponen manajerial,” jelas H Suwarno.

Empat komponen tersebut lanjut H Suwarno dalam setiap tahunnya harus dilaksanakan dengan baik di madrasah-madrasah. “Penilaian empat komponen ini akan dilaksanakan setiap tahun dan di tahun keempat ditambah lagi satu komponen penilaian yakni tentang hasil kinerja kepala madrasah,” imbuhnya.

Salah seorang asesor dari Kanwil Kemenag Jawa Barat Drs H Abdul Majid, M.Ag pihaknya akan melaksanakan kegiatan penilaian PKKM dengan objektif tepat dan cepat. “Secara umum dari empat komponen yang kami nilai sudah baik, hanya saja ada beberapa point catatan untuk dokumen yang perlu dilengkapi dan ditambahkan,” kata H Abdul Majid di akhir PKKM.

Hal senada disampaikan asesor PKKM lainnya Dr. Dadan Rahadian, S.Ag., M.Si yang juga pengawas dari Kemenag Sumedang. “Secara umum sudah baik, hanya ada beberapa yang terlewat seperti tentang sistematika laporan, kami minta kedepan agar lebih runut, agar bisa enak dibaca dan tahu persis kendala yang dihadapi madrasah,” kata Dadan.

Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, S.Pd, MM mengucapkan terimakasih kepada tim visitasi PKKM Kemenag Sumedang yang telah melaksanakan penilaian. “Semoga dari kegiatan PKKM ini menjadi awalan perbaikan kualitas pendidikan madrasah yang diselenggarakan pemerintah dan masyarakat,” ujar H Budiman.

Humas Kemenag Sumedang Drs. H Hasan Bisri menambahkan sebelumnya tim vistasi Kemenag Sumedang di hari yang sama telah melaksanakan visitasi PKKM di dua madrasah. “Sebelum ke MA Plus Al Munir, tim visitasi PKKM terlebih dahulu ke MTs Marzuqiyyah dan MTs Sukamaju Rancakalong,” ungkap H Bisri.

Dalam pelaksanaan visitasi PKKM tetap menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Seluruh tim visitasi mengenakan masker, jaga jarak, dan membawa handsanitizer. Termasuk di madrasah-madrasah yang didatangi sudah melaksanakan prokes dengan baik,” pungkasnya.(rik)