Biasa Beroperasi di Tanjungsari dan Jatinangor, Komplotan Curanmor Berhasil Dibekuk Polres Sumedang

oleh -
Kapolres Sumedang saat menunjukan barang bukti yang digunakan para pelaku dalam melancarkan aksinya

KOTA – Satreskrim Polres Sumedang mengamankan tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor, dalam kurung waktu 11 September hingga 24 Desember 2020. Ketiganya adalah Nur Iman alias Iman, Agung Rizqi alias Acil, dan Hendra Purnama alias Dada.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, tiga orang pelaku ini merupakan dua komplotan. Mereka beroperasi di wilayah Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Tanjungsari.

“Pelaku Iman dan Acil ini satu komplotan. Mereka melakukan pencurian motor Yamaha Nmax di halaman Masjid Al-Istiqomah, Dusun Tungturunan Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari, pada tanggal 11 September 2020. Saat itu pelaku menggunakan kunci palsu,” katanya kepada wartawan, di Mapolres Sumedang, Senin (27/12/2020).

Kemudian, TKP kedua di hari yang sama, yakni di depan Warung Hipotesa, Dusun Warungkalde Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor. Pelaku juga mencuri sepeda motor Nmax. Saat itu kunci motor masih tergantung di motor, dan STNK di simpan di bawah jok motor tersebut.

“Jadi ini juga ada kelengahan pemilik motor, karena kuncinya masih tergantung. Pelaku mendapat kesempatan sehingga mencuri motor tersebut,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Eko, pelaku Dada yang melakukan pencurian di tempat kosan Riung Gunung, Dusun Caringin Desa Sayang Kecamatan Jatinangor, pada 24 Desember 2020. Dada melakukan aksinya bersama Agung Rizki Wahyudin, yang saat ini statusnya masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres menyebutkan, keduanya mencuri di tempat kosan yang saat itu sedang ditinggal penghuninya yang sedang berlibur. Pelaku masuk ke kosan menggunakan obeng bunga.

“Karena saat ini sedang momen libur, mahasiswa pada pulang, motornya di simpan di kosan, itulah yang jadi sasaran mereka,” ucapnya.

Selain para pelaku polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari para pelaku. Diantaranya 5 unit sepeda motor, terdiri dari 3 motor Nmax, 1 motor Honda Beat, 1 motor Honda Vario, dan 1 motor Yamaha Mio. Kemudian BPKB motor, STNK, dan satu buah obeng bunga.

Para Pelaku Dikenakan Pasal 363 KUHPidana (Ancaman Hukuman 7 Tahun Penjara).

Lebih jauh Kapolres menghimbau para pemilik kendaraan bermotor agar selalu berhati-hati saat menyimpan kendaraannya, meskipun hanya sebentar.

“Jangan pernah merasa aman saat memarkirkan motornya walau hanya sebentar, gunakan selalu kunci ganda,” ucapnya. (gun)

oleh