Pencarian Korban Longsor di Cimanggung Diperpanjang Hingga Tiga Hari Kedepan

oleh -
Petugas Tim SAR Gabungan saat tengah melakukan evakuasi pemcarian korban longsor

CIMANGGUNG,RADARSUMEDANG.ID – Pencarian korban longsor oleh tim SAR Gabungan di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung masih terus dilakukan.

Bahkan Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian dengan menggunakan 4 unit excavator dan 7 unit alkon.

Sesuai dengan SOP pencarian dan pertolongan, Operasi SAR berlangsung 7 hari namun mengingat masih banyaknya korban dan banyaknya permintaan dari keluarga korban pencarian diperpanjang hingga 3 hari kedepan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah menyebutkan hingga saat ini pencarian akan terus diupayakan walau dengan banyak kendala yang ditemui seperti cuaca yang tidak menentu, tebalnya material longsor serta potensi longsor susulan yang masih tinggi karena walau bagaimanapun juga keselamatan tim menjadi yang paling utama, namun kita akan terus memberikan yang terbaik.

“Hingga saat ini, dua unit excavator masih bekerja di lokasi longsor untuk memindahkan material longsor, rencananya pergerakan akan dihentikan pada pukul 23.00 WIB,” kata Deden.

Alat yang digunakan pada pencarian hari ketujuh yaitu 4 Unit Excavator, 7 Unit Alkon, Peralatan Ekstrikasi, Peralatan komunikasi,
Peralatan medis dan APD Personal.

“Adapun unsur SAR yang terlibat yaitu Basarnas Bandung, PUPR, BPBD Pov Jabar & Sumedang, TNI/POLRI, TIM DVI Polda Jabar, PMI Prov Jabar, Dinkes Sumedang, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah. Total kekuatan Pers Unsur SAR yang terdaftar di posko sejumlah 286 Personil,” sebutnya.

Sebelumnya longsor terjadi di Ds Cihanjuang Kec Cimanggung Kab Sumedang pada Sabtu (09/12) sekitar pukul 16.45 WIB dan longsor susulan sekitar pukul 19.30 WIB yang menyebabkan lebih banyak korban tertimbun karna pada saat itu banyak warga dan Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.(tha).