PDGI Kembali Salurkan Bantuan dan Donasi untuk Korban Longsor di Cimanggung

oleh -

CIMANGGUNG–Bencana alam yang menimpa bangsa di awal tahun ini menjadi perhatian serius dari barbagai pihak, tak terkecuali para dokter gigi yang terhimpun dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) ikut terjun bersama berbagai elemen lainnya menanggulangi bencana.

Baik yang terjadi di gempa di Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, termasuk juga bencana longsor di Cimanggung Sumedang Jawa Barat, PDGI menjadi bagian sebagai relawan medis di lapangan, Tim DVI maupun penyaluran bantuan donasi untuk para korban bencana dan masyarakat terdampak.

Pada Sabtu (23/1/2021) PDGI kembali menyalurkan batuan serta donasi tahap ke empat untuk korban bencana longsor Cimanggung Sumedang Jawa Barat yang langsung disampaikan oleh drg.H Rahmat Juliadi, MH.kes sebagai Ketua Departemen Organisasi dan Hubungan Antar Profesi PB PDGI, didampingi oleh Ketua PDGI Sumedang drg.Maria Faizarani, Sp.KG. MMRS, serta Kepala Puskesmas Cimanggung dan Kepala Puskesmas Jatinangor yang juga seorang Dokter Gigi. Sebelumnya bantuan dan donasi tahap pertama kedua dan ketiga telah disampaikan oleh PDGI Pengwil Jabar beberapa pekan yg lalu.

Bantuan berupa APD, multivitamin, sabun mandi, sikat dan pasta gigi, sembako serta donasi tahap ke empat sebesar 10 juta rupiah diserahkan langsung oleh Ketua PDGI Cabang Sumedang di Posko Penanggulangan Bencana Kecamatan Cimanggung yang diterima langsung oleh Camat Cimanggung Dikdik syeh Rizki S.Sos.

Camat Cimanggung mewakili Pemerintah Kabupaten Sumedang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PDGI atas batuan dan kiprahnya dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Sumedang.

“Terimakasih kepada PDGI Sumedang yang peduli terhadap penanganan bencana, ini sangat membantu dan sangat bermanfaat untuk masyarakat yg terdampak bencana,” ujar Dikdik.

Terakhir Rahmat pun mewakili Pengurus Besar PDGI berpesan kepada para petugas, relawan dan masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah penangan bencana ini.

“Termasuk sanitasi dan kesehatan ligkungan, jangan sampai pasca bencana ini banyak petugas dan relawan yang sakit serta timbul penyakit – penyakit lainnya,” pesan Rahmat.(rik)