Pesisir Waduk Jatigede Dipenuhi Sampah

oleh -

RADARSUMEDANG.ID, WADO – Pesisir perairan Waduk Jatigede terutama di sepanjang wilayah Wado dipenuhi sampah.

Tumpukan sampah, selain membuat pemandangan sekitar pesisir tidak nyaman juga menimbulkan bau tak sedap. Dampak dari bau, dikhawatirkan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat.

“Sampah-sampah yang menumpuk berupa potongan bambu dan kayu yang mengambang karena air waduk mulai penuh. Selain itu ada juga sampah yang mungkin dari lingkungan rumah tangga seperti plastik dan sisa sisa barang kelontongan,” ujar Kosam Erawan, tokoh masyarakat Wado, Minggu (31/1).

Munculnya tumpukan sampah, kata dia, terlihat setelah tinggi muka air waduk meningkat. Berbeda, ketika muka air surut, sampah tidak tampak di sekitar pesisir.

“Yang saya lihat tumpukan sampah ada di pesisir tugu (Wado) hingga pesisir Kebontiwu (Pawenang, Jatinunggal). Kalau pengendara melintas di jalur jalan Wado-Jatinunggal pasti terlihat, banyaknya tumpukan sampah tersebut,” tuturnya.

Kata Kosam, warga sangat berharap tumpukan sampah di pesisir waduk bisa dibersihkan oleh pihak yang memiliki kewenangan atas perairan waduk. Pasalnya tumpukan sampah selain mengotori lingkungan juga akan berdampak pada kesehatan warga yang dekat dengan pesisir waduk, seperti wilayah Wado.

“Pesisir sekitar Wado juga kan banyak dikunjungi warga yang berwisata atau mencari kuliner. Kalau di pesisirnya banyak sampah mana bisa menarik minat kunjungan,” katanya.

Keluhan serupa disuarakan para pedagang yang berjualan di sekitar pesisir. Banyaknya tumpukan sampah sangat mempengaruhi tingkat pengunjung yang datang ke sekitar Wado.

“Yang kami takutkan kalau sampah tidak dibersihkan akan mengakibatkan bau tak sedap. Tentu kami pedagang akan rugi,” ucap Apong, pelaku usaha kecil di sekitar pesisir.

Diketahui, pesisir waduk di wilayah Wado kerap banyak dikunjungi warga yang biasanya menikmati suasana pesisir. Mereka biasanya berswafoto memanfaatkan latar belakang hamparan air waduk. Ketika berkunjung kadang menikmati kuliner atau jajanan jalanan. Namun dengan adanya tumpukan sampah di sepanjang pesisir tersebut, pengunjung dibuat tak nyaman.

“Masa selfi belakangnya tumpukan sampah,” kata Nurlatifah warga Ganeas saat datang ke Wado (gun)

oleh