“Lentera Pendidikan” STKIP SAS Bantu Kesulitan Siswa Belajar di Rumah

oleh -
Ketua STKIP Sebelas April Sumedang H Agus Jaenudin, S.Si., M.Pd

KOTA, RADARSUMEDANG.ID–Di masa pandemi Covid-19 saat ini, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sebelas April Sumedang (SAS) turut serta mengabdikan diri bagi masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui kegiatan bertajuk Lentera Pendidikan, sejumlah mahasiswa STKIP SAS yang tergabung dalam relawan Lentera Pendidikan untuk membantu permasalahan siswa selama menjalani pembelajaran di rumah atau SFH (study from home).

“Kemudian para relawan mahasiswa juga memberikan pembelajaran yang rumit dan membantu memahami materi yang tertinggal serta memberikan pengetahuan baru yang telah dipelajari ataupun yang belum dipelajari,” ungkap Ketua STKIP Sebelas April Sumedang H Agus Jaenudin, S.Si, M.Pd, baru-baru ini di ruang kerjanya.

H Agus Jaenudin yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumedang menjelaskan alasan dilaksanakannya kegiatan Lentera Pendidikan tersebut, selain sebagai upaya keterlibatan dan kepedulian kampus dalam memutus mata rantai virus Covid-19, juga menindaklanjuti fenomena kesulitan belajar selama SFH.

Seperti diketahui, Kemendikbud mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2020, untuk memutus mata rantai covid-19 dilaksanakan study from home (SFH), dimana semua kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah secara daring.

“Ternyata dalam pelaksanaannya kami melihat banyak kendala selama SFH tersebut baik bagi guru dan juga siswa, khususnya bagi siswa yang tinggal di daerah terpencil,” terang H Agus.

Sejumlah kendala tersebut, sambung H Agus di antaranya tidak semua siswa memiliki ponsel pintar, kurangnya keterampilan menggunakan teknologi, kuota yang tidak memadai, koneksi sinyal internet yang buruk.

“Hingga kurangnya bimbingan orang tua dalam membimbing belajar anaknya, bahkan terkendala akses untuk guru melakukan home visit di daerah terpencil,” imbuhnya lagi.

Dalam teknis pelaksanaannya relawan Lentera Pendidikan yang dikelola oleh BEM STKIP Sebelas April Sumedang ini melakukan koordinasi dengan dinas instansi terkait.

“Alhamdulillah responnya baik, banyak yang menerima program ini karena dirasa sangat membantu masyarakat terutama para orang tua yang berada di daerah terpencil,” ungkapnya.(rik)