Modus Pengobatan Gratis, 20 Gram Emas Raib

oleh -

RADARSUMEDANG.ID, RANCAKALONG – Seorang lansia warga Dusun Pasirbiru RT 02 RW 02 Desa Pasirbiru Kecamatan Rancakalong diduga menjadi korban pencurian dengan modus berpura-pura menjadi petugas tenaga kesehatan.

Korban bernama Edeh Tarsih (80), mengaku kehilangan emas seberat 20 gram miliknya.

Edeh mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/2) sekitar pukul 11.00 WIB.
“Awalnya ada tamu yang datang, tiga orang wanita masuk ke rumah, ngakunya dari pemerintah nawarin pengobatan gratis,” kata Edeh.

Dikatakan, tiga perempuan itu datang menawarkan pengobatan gratis dengan cara dipijat.
“Sebelum dipijat diperiksa pakai alat, katanya disuruh lepas emas ditangan saya,” tuturnya.

Salah seorang pelaku, lanjut Edeh, melepas dua gelang emas dari tangannya. Kemudian gelang itu di simpan oleh Edeh di dalam lemari.
“Saya curiga pas dengar ada suara yang membuka lemari, terus itu satu orang mondar-mandir terus di dalam rumah,” tuturnya.

Edeh baru sadar gelang emasnya tidak ada di tempatnya saat Ia memeriksanya, beberapa menit setelah para pelaku meninggalkan rumah. Para pelaku diketahui datang menggunakan satu unit mobil minibus.
“Pas mau dipakai lagi gelang sudah tidak ada,” tuturnya.

Kanit Reskrim Polsek Rancakalong, Ipda Masrinaldy membenarkan adanya kejadian pencurian dengan modus berupa pura menjadi tenaga kesehatan.
“Betul, ada laporan yang masuk ke kami dari pihak keluarga,” ujarnya ditemui di lokasi.

Saat ini, kata Kanit, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan para saksi.
“Korbannya ini dipijat dulu sampai tidak sadarkan diri karena keasikan, oleh tiga orang perempuan yang umurnya dibawah 30 tahunan,” katanya.

Saat korban sedang dipijit, kata Kanit, satu orang pelaku mendekati lemari tempat menyimpan gelang emas korban.
“Sampai saat ini kami melakukan lidik, keterangan korban gelang emasnya itu total sekitar 20 gram,” ucapnya. (gun)

oleh