Bedah Peluang dan Kekuatan GP Ansor Sumedang

oleh -
Salah seorang senior GP Ansor Sumedang yang juga Bendahara PC NU Sumedang Dadan Buldani saat menyampaikan materi dalam workshop penyusunan program kerja di Saung Ciloa Tanjungsari, Kamis-Jumat (25-26/2/2021).

Semua Program Kerja Harus Direncanakan dengan Matang

TANJUNGSARI, RADARSUMEDANG.ID–Salah seorang Wakil Ketua PCNU Kabupaten Sumedang, Didin Nurodin memandu penyusunan program kerja dalam kegiatan workshop penyusunan program kerja GP Ansor Sumedang. Kegiatan workshop tersebut dilaksanakan di Saung Alam Ciloa Tanjungsari, Kamis (25/2/2020) malam.

Dalam mememandu pembuat program kerja tersebut, Didin menggunakan analisis SWOT. Didin mengatakan organisasi yang baik diawali dengan perencanaan yang baik, namun perencanaan yang baik pula tidak akan menjadi baik jika tidak direncanakan.

“Saya hanya mencoba memfasilitasi bagaimana kita sebagai orang yang menggerakan organisasi mampu mengkaji dan membuat perencanaan program yang baik. Saya akan coba langsung saja melalui mekanisme analisis SWOT”, lanjutnya.

Dalam kegiatan memandu penyusunan program kerja tersebut, Dadan mempersilakam para peserta workshop yang terdiri dari para pengurus GP Ansor Sumedang dan ketua PAC GP Ansor untuk menyebutkan dan mendata kekuatan, peluang, dan harapan GP Ansor Sumedang.

Wakil Ketua PC NU Sumedang Didin Nurodin saat menyampaikan materi tentang analisis SWOT dalam membuat proker

Kekuatan yang dimiliki oleh GP Ansor Sumedang saat ini yaitu, selalu kompak, anggotanya anak muda, jaringan kader yang banyak, relasi yang kuat, mempunyai bupati dari kader GP Ansor, stabil, semangat, dukungan para senior, punya jiwa humoris, satu ideologi, dan selalu aktif di media sosial.

Adapun peluang yang dimiliki oleh GP Ansor Sumedang yaitu, saat ini ketua GP Ansor Pusat menjadi Menteri Agama Republik Indonesia, pengurus banyak yang berlatar belakang dari pengusaha, merangkul eks ormas terlarang, memanfaatkan ruang media sosial, dan GP Ansor merupakan organisasi yang berbasis agama dan fatwa/dawuh.

“Harapan GP Ansor Sumedang kedepan yaitu menjadi pedoman hidup serta umber kehidupan, GP Ansor bisa menjadi tempat kita hidup, profesional, GP Ansor menjadi barometer politik NU di Sumedang,” terang Didin.

Sementara itu, sebelumnya narasumber sebelumnya, yakni Dadan Buldani yang merupakan salah seorang senior GP Ansor Sumedang mengatakan perencanaan yang matang, terencana, dan sistematis merupakan 50 persen dari keberhasilan.

Bendahara PCNU Kabupaten Sumedang ini menyampaikan bahwa sesuatu itu akan tercapai ketika sebuah perencanaan bisa dianalisis, dipelajari, dan berwujud menjadi kenyataan. Dalam membuat sebuah perencanaan itu harus ada planning, organizing, motivating, controlling, dan evaluating.

Dadan juga menyampaikan dalam berorganisasi itu jangan melulu berfikir finansial. “Kalau kita berorganisasi minimal harus mendapatkan wawasan. Wawasan yang didapat dalam berorganisasi merupakan oleh-oleh untuk merubah paradigma pola pikiran kita,” tandas Dadan. (*/rik)