Pemuda Mabuk Tuak Aniaya Disabilitas

oleh -

CIMANGGUNG – Unit Reskrim Polsek Cimanggung mengamankan seorang pemuda berinisial RR (36), warga Dusun Cilembu Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap penyandang disabilitas berinisial DK (36).

Penganiayaan dilakukan di Warung Pecel Lele, Dusun Sukamaju, RT 2 RW 9, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, pada tanggal 24 Februari 2021. Video penganiayaan tersebut beredar luas di masyarakat hingga viral.

Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis Suhardiman, mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan terkait kejadian tersebut pada 25 Februari 2021 lalu.

“Setelah mendapat laporan dari keluarga, saya memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggotanya untuk melakukan penyelidikan terkait video (penganiayaan) yang viral,” ujarnya saat ditemui di Mapolsek Cimanggung, Rabu (3/2)

Setelah melakukan penyelidikan, polisi langsung bergerak berhasil menangkap pelaku penganiayaan dalam video tersebut di rumahnya, pada tanggal 25 Februari 2021.

“Pelaku langsung dilakukan pemeriksaan dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucapnya.

Kapolsek menuturkan, motiv pelaku menganiaya korban lantaran kesal, karena korban menolak diberi makan oleh pelaku.

“Korban mengalami keterbelakangan mental, dan kebiasaannya memang selalu menolak kalau diberi makan orang lain,” ucapnya.

Sementara pelaku, kata kapolsek, dalam pengaruh minuman keras, karena sebelumnya mengkonsumsi miras jenis tuak. Dikatakan, antara pelaku dan korban merupakan teman masa kecil.

“Mereka bertemu dipinggir jalan, kemudian pelaku mengajak korban ke warung pecel lele, pelaku jengkel karena korban menolak dikasih makan,” tuturnya.

Dalam video yang tersebar luas, pelaku memukul korban beberapa kali dengan tangannya. Pelaku juga tampak menyeret korban yang akan keluar dari warung pecel lele. Meskipun korban sudah meminta ampun, namun pelaku tetap memukul korban. Teman pelaku yang berusaha menenangkan pelaku juga sempat menjadi sasaran pelaku.

“Korban juga punya penyakit kusta, jadi jalannya ngesot,” ucapnya.

Untuk saat ini, kata Herdis, pelaku sudah ditahan di Mapolsek Cimanggung dan pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti berupa pakaian yang digunakan pelaku dan korban saat berada di lokasi kejadian. Sementara korban menadapat perawatan di rumah oleh keluarganya.

“Pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata Herdis. (gun)