Fatayat NU Tetap Konsisten sebagai Wadah Pemberdayaan Perempuan

oleh -
Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang, Ai Faridah (kanan) saat menggelar Peringatan Isra Mi’raj dan Peringatan Harlah NU ke-98 di Desa Sukamantri, Tanjungkerta, Jumat (5/3/2021).

TANJUNGKERTA, RADARSUMEDANG.ID–Fatayat NU sudah bergerak dalam berbagai bidang sesuai dengan visi misi Fatayat NU, tidak hanya di bidang keagamaan tapi juga bidang ekonomi dan bidang sosial. Fatayat sebagai wadah pemberdayaan kaum perempuan.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang, Ai Faridah saat menggelar Peringatan Isra Mi’raj dan Peringatan Harlah NU ke-98 di Desa Sukamantri, Tanjungkerta, Jumat (5/3/2021).

“Kegiatan Fatayat NU itu tidak hanya pengajian saja, karena pada dasarnya pengajian merupakan kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Di Fatayat NU banyak kegiatan yang dilaksanakan,” ungkap Ai Faridah.

Diungkapkannya Fatayat NU juga menyelenggarakan kegiatan kajian kesehatan, pengembangan ekonomi, ditambah di era kemajuan teknologi ini Fatayat NU dituntut untuk berperan aktif di kehidupan masyarakat harus terlihat pergerakannya.

Jajaran Fatayat NU PAC Tanjungkerta berfoto bersama

“Bicara soal kemajuan teknologi, di Fatayat NU kini ada Forum Daiyah, salah satu kegiatannya yaitu Nyantri Keren yang tujuannya yaitu untuk menghimpun para Daiyah di Fatayat NU supaya benar-benar aktif berperan dalam membentengi masyarak dari faham radikalisme khususnya didunia maya,” imbuhnya.

Ai Faridah mengatakan kegiatan-kegiatan Fatayat NU di berbagai bidang ini dapat membantu masyarakat khususnya kalangan pemudi. Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Fatayat NU dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ai berharap kedepannya tumbuh subur kader-kader Fatayat di desa-desa di lingkungan kecamatan Tanjungkerta.

“Semoga progress pembentukan ranting-ranting di kecamatan Tanjungkerta berjalan dengan baik. Dengan diadakannya kegiatan ini semoga kita dapat syafaat Kanjeng Nabi Muhammad dan juga mendapat keberkahan para muassis Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.(*/rik)