Polres Sumedang Tangkap 5 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

oleh -

RADARSUMEDANG .ID, KOTA – Lima orang pria ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sumedang lantaran menyalahgunakan narkoba jenis tembakau gorila. Tiga orang merupakan penjual, sementara dua orang lainnya pengguna.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, modus yang digunakan para tersangka yakni bertransaksi menggunakan media sosial.

“Kelima pelaku ini kami tangkap dari 4 kasus. Mereka berinisial BAG, OKW, GN, AN, dan EH. Ditangkap pada periode bulan Maret 2021,” kata Eko, di Aula Tri Brata, Selasa (30/3).

Dikatakan, para tersangka diringkus di dua wilayah, yakni Sumedang Selatan, dan Jatinangor.
“Modus operandinya yakni dengan berkomunikasi melalui media sosial, kemudian bertemu secara face to face,” tuturnya.

Sementara untuk narkoba yang akan dijual itu ditempel di tempat yang lain yang sudah disepakati, agar transaksi jual beli narkoba yang dilakukan mereka tidak dicurigai oleh polisi.

“Peran dari tiga tersangka ini dikenakan pasal sebagai pengedar dan dua tersangka dikenakan pasal pengguna,” kata Eko.

Eko mengatakan, untuk tersangka BAG diamankan di lingkungan Gunung Cina, Kelurahan Regol, Kecamatan Sumedang Selatan pada Minggu 21 Maret 2021 sekira pukul 18.30 WIB. Dari tangannya petugas mendapati tembakau gorila sebanyak 5 paket dengan berat 5,62 gram.

Kemudian, kata Eko, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan, tersangka BAG mengaku membeli barang haram tersebut dari tersangka berinisial OKW.

“Tersangka OKW ditangkap di wilayah Jatinangor pada Senin 22 Maret 2021 sekira pukul 12.30 WIB,” ucapnya.

Setelah mengamankan dua tersangka, kata Eko, pihaknya kembali mengembangkan kasus tersebut, dan diketahui tiga pria berinisial GN, AN, dan EH terlibat dalam kasus tersebut.

Setelah itu, ujar Eko, ketiga pelaku berhasil diamankan di sebuah kos-kosan yang berada di Jalan GKPN Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Eko mengatakan, dari tangan EH, petugas mendapatkan tembakau gorila sebanyak 1,00 gram, dan dari pelaku AN didapati tembakau gorila sebanyak 10.54 gram.

“Sehingga dari kelima pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti tembakau gorila sebanyak 17 paket seberat 19.03 gram,” ucap Eko.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat UU Narkotika Nomor 35 tahun 2009 Pasal 114 ayat (1) dan atau 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) huruf a Jo Permenkes Nomor 4 tahun 2021 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (gun)

oleh