PMI Sumedang Krisis Darah

oleh -
KOTA – Stok darah di PMI Sumedang kritis. Kondisi ini terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Humas PMI Kabupaten Sumedang, Ipan Permana menuturkan, PMI Sumedang sangat kekurangan semua golongan darah.
“Untuk sementara sekarang masih kritis, kebetulan kegiatan mobil unit donor darah baru mulai lagi minggu ini, itupun dengan target dibawah 50 labu,” kata Ipan, melalui pesan singkatnya, Rabu (12/6/2019).
Untuk mengantisipasi semakin berkurangnya stok darah, bagi masyarakat yang akan mengambil darah diharapkan sekaligus membawa pendonor pengganti darah. Jika tidak, PMI hanya menyediakan untuk kondisi yang sangat darurat.
“Jadi kami di PMIĀ  ada yang disebut stok sito atau stok yang disiapkan bagi yang memang sangat urgent membutuhkan darah, contoh korban kecelakaan dengan pendarahan hebat. Jadi bagi pasien yang sekiranya dengan penyakit yang tidak terlalu urgent kami memohon bantuan kepada pihak keluarga agar membawa pendonor penganti. Jadi donor penganti itu diperuntukan untuk mengganti stok yang kami keluarkan untuk pasien yang bersangkutan, agar semua pasien bisa kami layani. Sebab untuk beberapa kejadian atau penyakit memang akan kami gunakan stok sito tersebut dan itu tidak banyak kami menyimpan stok tersebut,” tuturnya.
Kurangnya stok darah, kata dia, disebabkan kantong-kantong donor darah setiap puasa libur kegiatan mobile unit. Selain itu juga kecenderungan orang takut untuk donor saat bulan puasa.
“Seperti di kampus-kampus, itu biasanya cukup banyak kita dapat dari mobile unit,” ujarnya.
Namun, kata dia, PMI Sumedang baru melakukan donor penganti untuk semua golongan setelah lebaran. Pada saat puasa pihaknya hanya melakukan donor pengganti untuk golongan darah A saja. “Karena golongan A adalah golongan yang susah untuk d dpatkan,” tuturnya.
Lebih jauh ia menyebutkan, kebutuhan darah untuk Kabupaten Sumedang sekitar 1000-1200 labu per bulan. Karena itu ia mengajak masyarakat Sumedang untuk rutin mendonorkan darahnya.
“Kalau misalkan banyak warga Sumedang yang bersedia mendonorkan darahnya, maka Sumedang tidak akan sampai kekurangan darah,” ucapnya.
Sementara itu, mengetahui PMI Sumedang krisis darah, puluhan personil Dalmas Polres Sumedang mendatangi UPT PMI Sumedang di Jln. Prabu Geusan Ulun No. 25, tak jauh dari Masjid Agung Sumedang.
Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo mengatakan donor darah tersebut dalam rangka bakti sosial, dan membantu ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Sumedang.
“Semoga darah yang kita sumbangkan dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, dan membantu ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Sumedang,” ucapnya. (gun)
oleh