Warga Ujungjaya Shalat Istiqa, Minta Diturunkan Hujan

oleh -
UJUNGJAYA – Pemerintah Kecamatan Ujungjaya menggelar shalat sunat Istiqa, di Lapang Sepakbola Embah Dalem, Selasa (25/6). Shalat Istiqa ini bertujuan untuk meminta diturunkannya hujan kepada Allah SWT. Selain perangkat kecamatan, shalat Istiqa juga diikutiĀ Forkopimka Ujungjaya, perwakilan UPT, para kepala desa dan aparaturnya, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan LSM/Ormas serta warga sekitar.
Camat Ujaungjaya, Didin Hermawan menuturkan shalat Istiqa digelar sebagai upaya meminta diturunkannya hujan.
“Seperti diajarkan dalam agama Islam, salah satu ikhtiar untuk menurunkan hujan adalah dengan shalat istiqa,” ujarnya.
Dikatakan, wilayah Ujungjaya sudah beberapa bulan terakhir mengalami musim kemarau. Kondisi ini, selain berdampak pada krisis air untuk keperluan warga, juga mengancam ratusan hektar sawah tanaman padi di wilayah Ujungjaya.
“Sekitar 40 persen tanaman padi di wilayah Ujungjaya terancam mati kekeringan, sebab kurangnya pasokan air untuk mengairi sawah,” ucapnya.
Sebelumnya, para petani melakukan berbagai upaya agar tanaman padinya tetap tumbuh. Salah satunya dengan mengairi sawah menggunakan pompa air. Namun langkah tersebut dianggap belum maksimal.
“Karena itu kami menggelar shalat Istiqa. Mudah-mudahan doa kami dikabul,” ucapnya.
Lebih jauh dikatakan, untuk membantu petani dalam melayani keperluan bahan bakar untuk pompa air, Forkopimka Ujungjaya menerbitkan surat, yang ditujukan pada pengelola SPBU di wilayah Ujungjaya.
“Kemudian juga surat dari desa, agar pengelola SPBU tahu kalau yang membeli bahan bakar adalah dari kelompok tani,” ujar Didin.
Lebih jauh, ia berharap adanya bantuan dari pihak terkait. Sebab, selain sawah, kekeringan juga akan berdampak pada ternak warga. (gun)
oleh