Pemuda Korea bakal Ulin di Sumedang

oleh -

pemuda asal Korea Selatan saat mencicipi makanan khas Sumedang yakni Tahu Sumedang 

 

KOTA – Belasan pemuda dari negara Korea Selatan akan berada di Sumedang selama kurang lebih lima hari.

Namun mereka bukanlah artis K-POP atau Girl Band idola para gadis remaja, mereka adalah peserta Pertukaran Pemuda Indonesia Korea (PPIKor) atau Indonesia Korea Youth Exchange Program (IKYEP).

Kedatangan peserta pertukaran pemuda ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Korea untuk meningkatkan kualitas dan wawasan pemuda kedua negara melalui rangkaian kegiatan di kedua negara.

Kali ini Kabupaten Sumedang, menjadi salah satu Kota yang beruntung untuk dijadikan tuan rumah pada kegiatan tahun ini. Setelah sebelumnya juga digelar di Manado, Malang, Bandung, Riau dan kota-kota lainnya.

Kedatangan para pemuda dari negeri ginseng ini pun disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang di Gedung Negara dan dihadiri oleh  Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, didampingi para Kepala SKPD.

Menurut Asisten Deputi Kemetrian Pemuda dan Olahraga Drs. Wisler Manalu, MM, pertukaran pelajar indonesia korea sudah berlangsung selama 10 tahun.

Secara umum kegiatan yang akan diselenggarakan di kedua negara adalah, orientasi, kunjungan kehormatan, kunjungan instansi, diskusi, pertunjukan kebudayaan, dan kegiatan-kegiatan.

Adapun jumlah pemuda Korea yang akan melakukan kegiatan di Sumedang mencapai 20 orang. Mereka rata-rata merupakan mahasiswa yang berusia 18-25 tahun. Begitupun dengan para pemuda dari Indonesia yang berjumlah 20 orang, mereka telah dijaring melalui seleksi dan akan mewakili 18 provinsi.

“Mereka akan melihat dan mempelajari masyarakat khususnya kebiasaan warga Sumedang sehari-hari. Nanti juga mereka akan melakukan workshop, mengenal Pemerintahan, kunjungan ke pemuda lokal yang sudah punya usaha, berdialog, mengenal wisata, potensi daerah, bidang industri, hingga wirausaha. Jadi nanti endingnya adalah ada hal hal yang bisa dikembangkan disana, begitupun sebaliknya,” tuturnya kepada Radar Sumedang.

Kendati demikian, pemuda Indonesia juga akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan para pemuda Korea ini. Mereka akan ditempatkan di tiga kota berbeda seperti Ulsan Su Won, Busan, hingga ibu Kota Negara Republik Korea Selatan, Seoul.

“Mereka ini juga sudah diseleksi secara ketat, bahkan mereka bisa menampilkan kreasi seni budaya hingga kemampuan berbahasa asing. Jadi 10 hari mereka akan berada di Korea, dengan harapan bisa memberikan masukan-masukan diantara kedua negara sahabat ini,” ucapnya. (Jim)

Simak selengkapnya di harian Radar Sumedang edisi Jum’at, 28 Juni 2019

oleh