Ratusan Pelajar Diajak Perangi Bahaya Narkoba

oleh -
SEPAKATI KERJASAMA: Kepala BNNK Sumedang AKBP Kunto Prasetyo berjabatangan dengan Ketua DPD LDII Sumedang H Usep Azis Solehudin usai ditandatanganinya perjanjian kerjasama, Rabu (9/7/2019)

Di Jawa Barat sendiri menurut data BNN sedikitnya 800 ribu orang diketahui menggunakan narkoba, di Sumedang ada sekitar 90 ribu orang pengguna narkoba. “Yang paling miris sekitar 75 persen peredaran narkoba dikendalikan dari balik jeruji penjara,” bebernya lagi.

Begitu mengkhawatirkannya fenomena gunung es narkoba tersebut, membuat BNNK Sumedang getol melaksanakan upaya-upaya persuasif. “BNNK tugasnya bukan hanya melakukan penggerbekan, penangkapan saja, tetapi melaksanakan program penyembuhan, pencegahan agar korban narkoba tidak semakin banyak. Termasuk dengan sosialisasi bahaya narkoba seperti ini,” tandasnya.

Di akhir sosialisasi bahaya narkoba dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasasama (PKS) antara BNNK Sumedang dan DPD LDII Kabupaten Sumedang. “Maksud dan tujuan kerjasanya intinya saling untung menguntungkan. Di dalamnya meliputi sosialisasi pencegahan, pemberantasan terhadap peredaran gelap narkoba,” kata Kunto.

Dengan melakukan kerjasama ini, BNNK bisa dibantu pula dalam hal sosialisasi bahaya narkoba dengan melibatkan para juru dakwah dari LDII. “Dalam pengembangan dakwah kepada masyarakat berorientasi melawan peredaran gelap narkoba. Nanti para ustadznya bisa menyampaikan kepada jamaah terkait bahaya narkoba. Termasuk memberikan advokasi kepada pengurus dan anggota LDII dan juga membentuk relawan atau penggiat anti narkoba di lingkungan LDII,” pungkasnya.(rik)