IWAPI Sumedang Bedah Sisi Psikologi Wanita Pengusaha Melalui Seminar

oleh -
FOTO BERSAMA: Pengurus IWAPI Sumedang dan para narasumber berfoto bersama dengan peserta seminar pengabdian kepada masyarakat yang digelar di Aula SD Ar Rafi BHS Sumedang, Kamis (18/7).

Hanya saja lanjut Lia, bagi para wanita pengusaha juga dituntut untuk pintar membagi waktu antara keluarga dan profesinya. “Tapi dari seminar itu juga terungkap bahwa hasil penelitian para ahli sebagain besar wanita yang memiliki peran ganda ternyata sudah mampu membagi waktunya dengan baik. Tentunya ini menjadi motivasi bagi anggota IWAPI juga untuk mampu membagi waktu,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPC IWAPI Sumedang Dra. Hj. Yeyet Suryati, M.M, M.H, berpesan kepada anggotanya yang memiliki status sebagai orangtua tunggal (single mom) tentu bukanlah hal yang mudah.

“Meski menyandang predikat tersebut, sebagai perempuan harus siap untuk menjalani peran ganda, peran tersebut yaitu sebagai ibu yang merawat anak dan sekaligus pencari nafkah tunggal bagi keluarga,” kata Hj Yeyet.

Tuntutan untuk menghidupi anak dan memenuhi segala kebutuhan rumah tangga, lanjut Hj Yeyet membuat single mom harus bijak dalam mengelola keuangannya. “Meskipun berat, namun single mom tentu harus tetap teguh dan mampu menjalani kondisi tersebut.

Sudah menjadi keinginan yang wajar bagi setiap ibu untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya, mulai dari kasih sayang, kebutuhan hidup, hingga pendidikan,” terangnya.

Hj Yeyet menyampaikan kiat agar menjadi single mom yang ‘hebat’. “Single mom harus mampu melepaskan beban masa lalu, terutama mengenai kenangan buruk bersama mantan pasangan. Selalu mencari hikmah dari setiap kejadian yang terjadi. Jangan berhenti belajar, terus beraktulaisasi diri dan belajar. Jadikan anak sebagai prioritas, semua jerih payah yang kita lakukan semuanya adalah untuk kebahagiaan anak. Terakhir harus ikhlas,” paparnya.(rik)