Anak Hilang Di Karnaval Hari Anak Nasional

oleh -

KOTA – Insiden seorang anak hilang terjadi saat peringatan Hari Anak Nasional di Alun-alun Sumedang, Selasa (23/7).

Alin (5), siswa salah satu TK di Kelurahan Cipameungpeuk Kecamatan Sumedang Selatan, dilaporkan hilang oleh orangtuanya, Wati (40).
Pantauan Radar Sumedang, Wati ditemani salah seorang guru mendatangi tempat panitia, mencari anaknya yang hilang.
Sambil terus menangis, dan sekujur badannya gemetar ia menuturkan, anaknya hilang setelah ikut devile pada peringatan Hari Anak Nasional.
“Anak saya hilang habis ikut pawai. Pas saya cari ke kelompok di sekolahnya tidak ada,” ujarnya.
Wati pun dibawa ke Pos Satpol PP oleh pihak panitia dan sekolah. Sementara pihak panitia mengumumkan berita kehilangan anak melalui pengeras suara.
Pihak panitia dibantu puluhan anggota Satpol PP yang berada di lokasi ikut mencari Alin, dari mulai area Alun-alun Sumedang, hingga ke Masjid Agung.
“Saya tidak ikut pawai, nunggu di sekitar Masjid Agung. Pas nyari anak saya sudah tidak sama kelompok sekolahnya. Gurunya-gurunya juga tidak tahu,” ucapnya.
Diduga, Alin lepas dari pengawasan para guru usai mengikuti devile.
Sekitar 4000 anak tingkat TK/PAUD dari 3 kecamatan, yakni Cimalaka, Sumedang Selatan, dan Sumedang Utara mengikuti karnaval Hari Anak Nasional tersebut.
Ingin tahu bagaimana nasib Alin ? Berita selengkapnya, di Harian Pagi Radar Sumedang, edisi Rabu (24/7). (gun)
oleh