Distributor Air Mineral Kebanjiran Omset

oleh -

PAMULIHAN – Dimusim kemarau ini sejumlah pengusaha Distributor air mineral di Kabupaten Sumedang sumbringah. Pasalnya, penjualan air mineral baik galon maupun kemasan terus meningkat.

“Alhamdulillah musim kemarau ini membawa berkah, lantaran penjualan air terus meningkat yang berujung kepada meningkatnya omset,” ujar Distributor air mineral At-Taqwa Yanstri Mulyani S. Pd kepada Radar Sumedang.

Yanstri yang juga warga Dusun Babakan RT 02 RW 04 Desa/Kecamatan Pamulihan menambahkan, dalam sehari mampu menjual ribuan Dus air mineral dari berbagai macam jenis dan merek.

“Biasanya dalam sehari penjualan air minuman kemasan minola bisa menghabiskan 1300 dus dan Aqua mencapai 500 dus sementara musim kemarau ini penjualan terus bertambah,” ucapnya.

Ia menambahkan, awal mula menggeluti usaha itu berkat doronganĀ  suami yang sering menolong supir pengantar air mineral dan terpikir untuk membuka usaha Distributor Aqua dengan wilayah pemasaran wilayah Sumedang, Indramayu, Majalengka dan Subang.

“Alhamdulillah, sejak tahun 2013 lalu, saya bersama suami mencoba membuka Distributor Aqua dan alhamdulillah sampai sekarang berjalan,” ucapnya.

Ia menambahkan, menjadi Distributor air mineral tidak gampang, lantaran ada target tertentu yang harus ditempuh terutama dalam memasarkan produk.

Yanstri menambahkan, saking pesatnya bisnis air mineral itu ia akan mencoba terus berinovasi agar usaha dengan 12 jumlah karyawan itu bisa terus maju.

“Rencananya akan terus berusaha agar bisa terus maju, untuk sekarang memiliki agen di Sumedang Utara, dan gudang diwilayah Cimalaka tidak menutup kemungkinan kedepannya bisa bertambah,” ucap Yanstri yang juga lulusan UPI Bandung 2010 dengan predikat cum luade.

Keberhasilan dalam mengelola usaha air tersebut, kata ibu dari dua anak itu, tidak terlepas dari dorongan dari suami dan keluarga. Sehingga perlahan bisa membuahkan hasil.

“Awal mula berorganisasi, berangkat dari BEM UPI kampus Bandung dulu saya aktif disana. Sehingga ketika saya mengelola menejemen ini tidak terlalu kesulitan,” ucap Yanstri yang juga pernah mengajar di Yayasan Al-Masoem Jatinangor dan di SMK Bhakti Nusantara itu.

Ia pun berharap, usaha yang digelutinya selama 6 tahun itu, bisa terus maju dan bisa memberikan manfaat bagi orang banyak. (tha).

oleh