Pembalap Berusia 7 Tahun Meriah Event Grastrack Malindo 969.

oleh -

 

RANCAKALONG – Upaya pencarian bibit jelang praporda porda Jabar Grasstrack 2020, Kordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumedang bersama Malindo 969 menggelar kegiatan Grasstrack Open Malindo 969 tahun 2019 di sirkuit Pasir Langit Dusun Pasir Langit, Desa Cibungur, Kecamatan Rancakalong. Minggu, (27/7).

Kegiatan digelar selama dua hari Sabtu (26/07) dan Minggu (27/07) dan diikuti sebanyak 266 crosser se-Jawa Barat dan wilayah luar Jabar.

Ketua Kordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumedang, Yudi Purwana mengatakan, sebanyak 22 kelas yang di perebutkan dalam event grastrack Malindo 969 yakni, Free For All (FFA) open, Bebek standar pemula, Bebek modifikasi pemula, Adventure non pembalap, Matic open, Bebek standar lokal Sumedang, Mini moto 11 tahun hingga 13 tahun dan kelas lainnya.

“Kami mengapresiasi positif kepada panitia yang telah menggelar event ini, terlebih sebagai ajang pencarian atlet atlet baru berkualitas khususnya di ajang grasstrack,” katanya.

Selain itu, sambung Yudi, event tersebut salahsatu persiapan Pra Porda 2020 Jabar.

“IMI Sumedang menyambut baik, apabila ada pihak pihak yang ingin menggelar event serupa. Dengan lebih banyak event grasstrack tentu akan melahirkan atlet atlet berpotensi khususnya di Sumedang,” ujarnya.

Selain itu, kata Yudi, jelang persiapan Porda Korwil IMI Sumedang akan menggelar seleksi dibulan Oktober dan akan dibuka kelas Porda.

“Kami optimis bakal banyak atlet-atlet Grasstrack Sumedang yang berlaga di Porda nanti,” tutupnya.

Sementara pembalap temuda dalam ajang Grasstrack Open Malindo 969 itu, Andhika Tarja Harafa mengaku, baru dua kali mengikuti balapan di sirkuit Pasir Langit Dusun Pasir Langit, Desa Cibungur itu.

“Ini yang ke dua, yang pertama saya berhasil menjadi juara pertama. Namun sekarang hanya puas diposisi ketiga,” katanya didampingi ibunya Yanstri Mulyani kepada Radar Sumedang.

Andhika yang baru berusia 7 tahun turun dikelas Mini moto 11 tahun itu mengaku bersyukur lantaran bisa menduduki Podium ke tiga. Lantaran, tidak ada lawan yang sepadan seusianya.

“Saya sendiri yang usianya masih 7 tahun, yang lainnya rata-rata berusia 11 tahun,” ucap Andika yang baru kelas 1 Sekolah Dasar. (tha).¬†