Polisi Dan Mahasiswa Shalat Dan Doa Bersama

oleh -

SUMEDANG – Polres Sumedang menggelar Shalat Ashar dan doa bersama sejumlah mahasiswa di Masjid Al Hidayah, Mapolres Sumedang, Senin (30/9/2019).

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mendoakan mahasiswa di Kendari yang meninggal dunia saat demo 24 September lalu.

“Kita berdoa sebagai sesama muslim. Kemudian kita juga mendoakan bersama rekan kita dari mahasiswa di Kendari yang meninggal pada tanggal 24 September lalu. Sesama muslim yang baik harus selalu mendoakan,” ujarnya.

Kapolres juga mengatakan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendoakan untuk kedamaian di seluruh wilayah NKRI.

“Agar kedamaian di seluruh wilayah di NKRI ini tetap bertahan. Dan tentunya ini sebagai wadah bersilaturahmi dengan rekan-rekan mahasiswa,” ucapnya.

Dikatakan, wilayah Sumedang sendiri dalam keadaan kondusif, pascademo dari aliansi mahasiswa Sumedang, Kamis (26/9).

“Dari aliansi mahasiswa Sumedang juga luar biasa, sangat membantu dengan menyampaikan aspirasi sebagaimana mestinya, sehingga Sumedang ini kondusif,” ucapnya.

Lebih jauhnya Kapolres mengatakan, menjelang pelantikan Presiden terpilih, Oktober nanti, pihaknya melakukan patroli gabungan bersama unsur TNI dan pihak lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk menditeksi dan mencegah ancaman gangguan kamtibmas.

“Untuk sementara belum ada rencana aksi penyampaian aspirasi dari mahasiswa. Sedangkan untuk pelajara SMK dan SMA juga sudah clear, mereka sudah kembali belajar seperti semula,” kata kapolres.

Ketua Komisariat PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Universitas Sebelas April Sumedang, Anis Mulyana Malik menyambut baik gelaran doa bersama ini. Ia berharap bisa terus bersinergi dengan pihak kepolisian.

“Isu yang beredar sekarang kan mahasiswa selalu menghina polisi, ini harus kita antisipasi. Dengan acara seperti ini silaturahmi bisa terus berkelanjutan,” katanya. (gun)

oleh