Kebakaran Gunung Tampomas, PPNI Bagikan Masker

oleh -

CIMALAKA – Kebakaran yang melanda kawasan hutan pinus di Gunung Tampomas berpotensi berdampak mengganggu kesehatan warga sekitar. Wilayah paling berpotensi terdampak asap kebakaran adalah Desa Padasari Kecamatan Cimalaka.

Melihat kondisi tersebut, komunitas NGT (Nurse Gruop Touring), dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Sumedang membagikan masker kepada warga Desa Padasari, Kamis (24/10/2019).

“Kalau kita amati ada dua wilayah yang paling dekat dengan kebakaran, yakni di siniĀ  (Padasari) dan Desa Mandalaherang (Kecamatan Cimalaka). Namun yang paling besar potensi dampaknya di wilayah Desa Padasari,” kata Suprianto, Sekretaris PPNI Kabupaten Sumedang.

Dikatakan, sebanyak 1000 pcs masker dibagikan kepada warga. Selain warga, masker juga diberikan kepada petugas gabungan, dan relawan yang terjun langsung memadamkan api.

“Masker ini kita bagikan untuk menghindari paparan asap kepada warga, dan juga para relawan. Sebab jika terpapar beresiko mengganggu kesehatan, terutama pada saluran pernafasan,” ujarnya.

Ia menggambarkan, sempat ada seorang relawan yang harus mendapat penangan medis, akibat terpapar asap kebakaran. Namun, kejadian itu sudah tertangani pihak Puskesmas setempat.

“Kita berjaga-jaga kalau ada dampak langsung dari asap kebakaran,” ucapnya.

 

Lebih jauh dikatakan, puluhan relawan dari PPNI Sumedang disiagakan di Posko kebakaran Gunung Tampomas di Desa Padasari. Rencananya, mereka akan menetap di posko selama 3 hari kedepan.

“Di hari keempat kita akan survei kesehatan warga,” tuturnya.

Salah seorang warga Dusun Mulyasari Desa Padasari, Rina (33) mengaku, asap dari kebakaran sudah dirasakan warga. Warga punberharap api segera padam.

“Bau asapnya sudah tercium, tapi memang belum begitu pekat, baru sebatas terasa baunya saja,” katanya. (gun)

oleh