Yanto Bersyukur Punya Kartu BPJS Kesehatan

oleh -

Sumedang – Sebagai warga negara yang turut menyukseskan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan warganya, Yanto (76) dan keluarga telah mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS kesehatan.

Mendaftar dan membayar iuran secara rutin, adalah bentuk kesadaran Yanto sebagai warga negara dalam keikutsertaannya dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS. Walaupun ia tidak pernah berharap memanfaatkannya, Yanto hanya menginginkan selalu diberikan kesejatan sehingga dapat membantu peserta JKN-KIS lainnya yang membutuhkan biaya pelayanan kesehatan.

“Selama mendaftar Program JKN-KIS, saya tidak pernah berharap untuk memanfaatkannya hanya untuk berjaga jaga saja dan benar saja akhirnya selama setahun terakhir saya menggunakannya dan BPJS Kesehatan telah menjamin beberapa penyakit yang saya alami,” ungkap Yanto yang ditemui di RSUD Sumedang.

Pria yang bertempat tinggal Dusun Cijeungjing Kecamatan Jatigede ini menambahkan, selama dirinya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, ia sering menggunakan kartu kepesertaan JKN-KIS nya untuk berobat. Atas dasar itu, dirinya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Program JKN-KIS, karena seluruh biaya pengobatan telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Cukup banyak masalah kesehatan yang saya alami selama setahun ini diantara ada masalah dengan paru-paru dan juga sering kepala saya sering merasakan pusing. Saya mengucapkan terima kasih kepada Program JKN-KIS yang telah menjamin semua biaya penyakit yang saya alami, bukan hanya pengobatan, bahkan semua tindakan pendukung seperti USG, Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB), Magnetic Resonance Imaging (MRI), dan lain sebagainya semua dijamin sesuai dengan indikasi medis. Saya pastikan, semua pelayanan kesehatan yang saya dapatkan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun berkat JKN-KIS,” jelas Yanto.

Selama menjalani perawatan Yanto juga mengaku ditangani oleh dokter spesialis yang berkompeten. Pelayanan yang ia terima berjalan lancar dan tidak ada yang dipersulit, karena semua tahapan ia jalani sesuai dengan prosedur. Jika harus menghitung berapa uang yang dikeluarkan apabila sebagai pasien umum, ia memperkirakan sudah menghabiskan biaya puluhan juta.

“Dalam hal ini kita dituntut untuk lebih sabar, karena tentu banyak peserta yang juga membutuhkan pengobatan. Namun, dengan kesabaran tersebut kita mendapatkan manfaat yang besar. Bagi peserta lain yang belum merasakan manfaatnya, agar segera mendaftar dan jangan lupa membayar iuran secara rutin karena pada hakikatnya kita harus ingat, cepat atau lambat semua orang pasti akan mengalami keluhan atas kesehatan disitulah manfaat BPJS Kesehatan baru kita rasakan,” tutur Yanto

Yanto juga menitipkan semangat kepada BPJS Kesehatan untuk terus maju, bagaimanapun peserta yang merasakan manfaat dari Program JKN-KIS jauh lebih banyak dan semua manfaat baik itu harus kita ditebarkan kepada sesama.(rls/isl)