Pengrajin Senapan Angin Cipacing Diminta Taat Hukum

oleh -

JATINANGOR – Pengrajin senapan angin di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor diminta taat hukum, dan tidak lagi membuat senjata api rakitan ilegal. Pembuatan senjata api rakitan akan merugikan bagi pengrajin maupun keluarga.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kocima (Koperasi Cipacing Mandiri), Cucu Suryaman saat mengikuti kegiatan testimoni pengrajin senapan angin Kocima, di Jl. Cipacing Kecamatan Jatinangor, Rabu (11/3/2020).
“Saya menghimbau serta mengajak kepada rekan-rekan pengrajin senapan angin untuk patuh dan taat hukum, dan jangan sekali kali melanggar aturan seperti membuat senjata api rakitan karena hal ini sangat berbahaya baik diri kita, keluarga maupun orang lain,” ujarnya.
Himbauan tersebut, kata Cucu, karena dirinya pernah mengalami berurusan dengan hukum, akibat membuat dan menjual senjata api rakitan.
“Intinya gak ada untung maupun manfaatnya bagi kami, yang ada adalah banyak mudharatnya,” ucapnya.
Ia mengajak kepada para pengrajin, khususnya generasi muda untuk menjaga nama baik daerah, yang sejak dulu dirintis oleh para sesepuh.
“Dengan susah payah Cipacing ini terkenal akan sentra kerajinan senapan anginnya. Sebagai generasi muda dan sebagai generasi penerus tentunya harus bangga,” ucapnya.
Lebih jauh, Ia mengajak para generasi muda untuk menjaga warisan leluhur, dengan cara meningkatkan kualitas dan mutu dalam pembuatan senapan angin. Sehingga wilayah Cipacing semakin dikenal sebagai sentra pembuatan senapan angin.
“Agar lebih dikenal yang positifnya, jaga kerukunan, kekompakan, dan jaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Cucu.
Dalam kesempatan tersebut, Cucu atas nama anggota Kocima dan warga Cipacing mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak kepolisian dari tingkat polsek, polres, polda, hingga Mabes Polri yang selalu memberikan pembinaan dan penyuluhan hukum. Dengan pembinaan dan penyuluhan tersebut, pihaknya jadi tahu dan mengerti tentang aturan hukum pembuatan senapan angin.
“Demikian juga sudah ada beberapa koperasi yang memiliki surat keterangan produksi sehingga kedepannya kami tingkatkan pengurusannya menjadi surat ijin produksi senapan angin,” katanya. (gun)
oleh