Tekad Rodiah Bayar Iuran Secara Rutin, Ingin Bisa Bantu Sesama

oleh -

SUMEDANG – Kembalinya besaran iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 mendapatkan beragam tanggapan dari peserta JKN-KIS.

Salah satunya seperti yang dikatakan oleh Rodiah (32). Wanita yang kesehariannya berprofesi sebagai tenaga Honorer di MAN Licin Cimalaka dan mempunyai 2 anak ini mengakui bahwa dirinya merasa lega, sebab iuran yang dibayarkannya tak lagi sebesar yang sebelumnya.

“Alhamdulillah per bulan Mei iurannya sudah kembali lagi kepada yang lama. Jujur saya sendiri merasa sangat senang. Saya merasa akan lebih ringan ketika membayar iuran JKN-KIS ini dibandingkan dengan besaran iuran yang sebelum kembali ke yang sekarang, apalagi untuk satu keluarga, pasti harus menyisihkan uang ekstra lebih. Tapi dengan kembalinya iuran peserta mandiri begini, saya bisa secara rutin menyisihkan uang untuk kebutuhan membayar iuran program JKN-KIS,” jelas Rodiah.

Rodiah pun kini bertekad untuk membayar iuran program JKN-KIS secara rutin tiap bulannya. Ia juga mengajak peserta lain agar membayar iuran tepat waktu, apalagi dengan iuran yang sudah kembali sesuai dengan besaran Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018. Menurutnya hal ini harus dilakukan untuk membantu dan menjaga kesinambungan program JKN-KIS yang sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.

“Setelah iurannya kembali disesuaikan, saya berharap pasti banyak peserta JKN-KIS lainnya yang bisa membayar iuran secara rutin tepat waktu. Kalau sebelumnya ada yang mengalami kendala akibat besarnya iuran yang harus dibayarkan, kini iurannya sudah disesuaikan lagi. Mari kita bersama-sama membantu dan menjaga kelanjutan program JKN-KIS ini, karena program ini sudah banyak sekali manfaat yang disarasakan langsung oleh pesertanya sendiri ,” kata Rodiah.

Penting untuk diketahui bahwa BPJS Kesehatan akan menyesuaikan iuran program JKN-KIS segmen peserta PBPU dan BP mulai tanggal 1 Mei 2020 besaran iurannya kembali mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, yaitu untuk kelas 1 sebesar Rp 80.000,-/jiwa/bulan, kelas 2 sebesar Rp 51.000,-/jiwa/bulan, kelas 3 sebesar Rp 25.500,-/jiwa/bulan. (isl/rls).