Pengambilan BST Wajib Gunakan Masker

oleh -

PAMULIHAN – Ratusan warga di 11 Desa se-Kecamatan Pamulihan memadati halaman kantor Kecamatan Pamulihan mengantri menunggu giliran menadapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)┬ádari Kementerian Sosial (Kemensos).

Plt Camat Pamulihan Mamat Hadysaputra mengatakan dari sejak pagi hari warga mulai berdatangan untuk mengambil bantuan yang diperuntukkan bagi warga terdampak Covid-19.

“Pembagian diberikan langaung oleh pihak Pos berupa uang senilai Rp600 ribu, mudah-mudahan bermanfaat dan digunakan sebaik mungkin untuk keperluan yang betul-betul dibutuhkan,” ucap Mamat kepada Radar Sumedang. Kamis (21/05).

Mamat mengaku, dalam pengambilan bantuan itu, bagi warga yang sudah Lanjut Usia (Lansia) dan tidak sanggup membawanya bisa diwakilkan dengan membawa surat kuasa, dan membawa KTP dan KK.

“Sementara bagi warga yang terdaftar dan menerima bantuan namun pada kenyataannya sudah meninggal bisa diberikan kepada ahli waris,” ucapnya.

Mamat menjelaskan, untuk mencegah terjadinya kerumunan masa dan menjaga jarak, pembagian dilokasi dibagi 3 tim pelayanan serta masyarakat diwajibkan untuk memakai.

“Tim pertama Desa Cijeruk dengan jumlah penerima sebanyak 103, Sukawangi 81 penerima, Pamulihan 116 penerima dan Citali 116 penerima, sementara tim dua yakni Desa Cinangerang 88 penerima, Cimarias 72 penerima dan Cigendel 131 penerima,” katanya.

Kendati demikian, kata ia, pembagian tim tiga yakni Desa Mekarbakti sebanyak 56 penerima, Haurngombong 81 orang, Cilembu 89 orang dan Desa Ciptasari 89 orang.

“Ditengah kondisi seperti ini serta diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) otomatis sangat membutuhkan bantuan, terutama menghadapi hari raya idul Fitri 1441 H,” tutupnya. (tha).

oleh