Meminta DKM, Sosialisasikan New Normal Lewat Pengeras Suara Setiap Sebelum Adzan.

oleh -
EVALUASI : Suasana rapat Evaluasi PSBB tahap III di IPP Sumedang

KOTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang, KH. Anwar Sanusi meminta masyarakat bersabar dalam menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, masyarakat harus yakin pandemi Covid-19 akan segera berakhir.

“Kita harus yakin setelah ada kesusahan akan datang kemudahan,” kata Anwar saat evaluasi PSBB dan persiapan pemberlakuan new normal di Pendopo IPP Sumedang, Kamis (28/5).

Ia mengajak masyarakat tidak mengeluh dalam menghadapi masa pandemi. Masyarakat, kata Dia, harus yakin akan ada mukjizat dari Allah SWT agar terbebas dari Covid-19. Meski demikian, masyarakat tetap harus mematuhi peraturan dari pemerintah.

“Saat PSBB memang masih ada kegiatan keagamaan seperti di masjid, ponpes, maupun pengajian-pengajian. Namun semua itu berjalan sesuai protokol kesehatan,” ucapnya.

Lebih jauh, kata Dia, MUI siap membantu melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pemberlakuan new normal.

Menurutnya, sosialisasi pemberlakuan new normal harus gencar dilakukan. Sebab, dikawatirkan masih banyak masyarakat yang belum memahami peraturan new normal.

“MUI siap ikut sosialisasi ke masyarakat. Meski belum ada petunjuk dari pusat maupun Kemenag, namun akan kami lakukan sesuai peraturan pemerintah daerah. Mudah-mudahan new normal berjalan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dony Ahmad Munir meminta setiap DKM di Sumedang membantu mengingatkan masyarakat agar menjalani protokol kesehatan.

“Setiap sebelum adzan, para pengurus DKM agar membantu terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun. Sosialisasikan itu menggunakan pengeras suara masjid,” ujarnya. (gun)