Tingkatkan Kepatuhan Iuran PBPU, BPJS Sumedang Gaet Berbagai Stekholder

oleh -

Sumedang – BPJS Kesehatan Cabang Sumedang melakukan sosisalisasi kepatuhan pembayaran iuran peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kepada para Camat se-Kabupaten Sumedang di Gedung Tampomas Setda IPP Kabupaten Sumedang, belum lama ini.

Kegiatan itu dihadiri oleh Asisten Daerah Bidang Pembangunan Setda Kab Sumedang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumedang.

Kemudian Kejaksaan Negeri Sumedang menekankan seluruh pihak yang terlibat wajib untuk memberikan informasi terbaru terkait Program JKN-KIS kepada selruuh masyarakat.

Asisten Daerah Bidang Pembangunan Hilman Taufik WS mengatakan Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan pada dasarnya merupakan sebuah langkah yang patut diapresiasi, karena memiliki tujuan yang sangat mulia yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui jaminan kesehatan yang memadai.

“Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang akan terus mendukung BPJS Kesehatan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan dengan menjadi Peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan dan menyosialisasikan agar rutin dan tepat waktu dalam membayar iuran” ujar Hilman.

Hilman menyebut bahwa jalannya Program JKN-KIS bukan saja menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan, namun seluruh stakholder yang terkait dengan Program JKN-KIS juga memiliki tanggung jawab penuh. Apalagi, hingga saat ini, masih banyak peserta segmen PBPU memiliki tunggakan iuran. Dengan demikian, pihaknya juga mengajang seluruh stakeholder lainnya untuk senantiasa mendukung dan membantu mengedukasi peserta sekaligus meningkatkan kepatuhan membayar iuran.

Dalam kesempatan yang sama, Pps. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sumedang Dwi Erdiana menyampaikan bahwa dengan kondisi tersebut, pihaknya telah menghadirkan inovasi terbaru yang dapat dimaksimalkan peserta JKN-KIS untuk dapat terus memanfaatan layanan kepesertaannya. Untuk itu, Dwi meminta agar seluruh stakeholder dapat berperan aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat untuk ikut bertanggungjawab dalam menyukseskan Program JKN-KIS.

“Dengan adanya peran aktif para Camat yang hadir dapat mensosialisasikannya kembali kepada para Kepala Desa dan masyarakat di wilayahnya masing-masing agar sadar dan ikut bertanggungjawab menjaga kesehatan diri, keluarga dan masyarakat dilingkungannya serta mendafarkan diri dan anggota keluarga menjadi peserta JKN-KIS serta rutin bayar iuran tepat waktu sebelum tanggal 10 setiap bulannya”ujar Dwi. (Rls/isl).