Berawal Dari Menonton YouTube, Pemuda Asal Sumedang Mampu Membuat Face Shield

oleh -

KOTA – Pandemi Covid-19 tak melulu membawa dampak buruk bagi semua orang. Akibat pandemi masyarakat dituntut melindungi dirinya dari virus korona dengan menggunakan alat pelindung diri (APD).

Salah seorang pemuda di Jln. 11 April No 165A, Dusun Bojong Desa Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara, Aldi Munawar (26) memanfaatkan kondisi tersebut dengan membuat APD jenis pelindung wajah (face shield). Face shield terbuat dari bahan mika dan busa.

Aldi menuturkan, ilmu membuat face shield didapatnya dari Youtube, sekitar 3 bulan lalu.

“Awalnya belajar dari Youtube, tapi memang sudah kebayang juga bagaimana bikinnya, jadi tidak perlu waktu lama langsung bisa bikin face shield,” kata Aldi, Selasa (30/6/2020).

Dikatakan, Ia membuat face shiled setelah keluar dari pekerjaannya sebagai admin di salah satu rumah sakit di Sumedang. Aldi kemudian mencari pekerjaan di Bandung. Namun karena pandemi Covid-19 Ia tidak juga mendapat pekerjaan.

“Awalnya ada rumah sakit di Bandung minta dibikinin face shield, awalnya bikin sendiri sedikit, kemudian saya pulang ke Sumedang, dan ternyata di Sumedang banyak peminatnya” ucapnya.

Produk face shield Aldi diberi nama ‘Ariani Face Shield’. Selain membuat face shield untuk ukuran orang dewasa, juga dibuat face shield untuk ukuran anak-anak. Dari usahanya ini Aldi bisa meraup untung sampai Rp 3 juta per hari.

“Per hari bisa bikin 1500 buah. Untuk orang dewasa harga satunya Rp 20.000, untuk yang anak anak-anak Rp 15.000,” ucapnya.

Karena banyaknya permintaan, Aldi mengajak warga sekitar untuk membantu membuat face shield di teras rumahnya. Saat ini Aldi sudah memberdayakan 17 orang dalam usahanya memenuhi permintaan pesanan face shield.

“Sekarang juga sedang banyak pesanan, ada dari Bandung, ada juga dari Sumedang seperti Polsek Cimalaka. Saat ini paling banyak pesan dari SMPN 1 Magetan sebanyak 1.300 pcs,” ucapnya.

Dalam perekrutan karyawannya, Aldi memberdayakan warga yang dirumahkan dari pekerjaannya karena pandemi Covid-19.

Salah seorang pekerja, Sheila Meta (18) mengaku beruntung dapat pekerjaan lagi setelah dirumahkan dari pekerjaannya di salah satu hotel di Kota Bandung.

“Saya dirumahkan karena tempat kerja saya di Bandung kesulitan keuangan karena dampak korona. Alhamdulillah sekarang punya kerjaan lagi karena diajak bikin face shield,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi Aldi yang bisa menangkap peluang usaha di masa pandemi.

“Jadi saat pandemi sudut pandang kita jangan hanya sudut pandang duka saja, harus ada sudut pandang hikmah, bagaimana caranya meningkatkan ekonomi,” kata Dony, saat mengunjungi Ariani Face Shield, Selasa (30/6/2020).

Dalam kunjungannya tersebut bupati memesan face shield untuk digunakan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumedang.

“Pemkab akan support langsung UMKM agar bisa lebih maju lagi. Karena ini pemasarannya juga sudah keluar daerah, dan membuka lapangan pekerjaan baru untuk warga sekitar,” ucapnya. (agn)

oleh